kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.853   51,00   0,30%
  • IDX 8.259   -31,80   -0,38%
  • KOMPAS100 1.167   -4,58   -0,39%
  • LQ45 838   -3,64   -0,43%
  • ISSI 296   -0,02   -0,01%
  • IDX30 436   0,03   0,01%
  • IDXHIDIV20 522   1,58   0,30%
  • IDX80 130   -0,48   -0,37%
  • IDXV30 144   1,00   0,70%
  • IDXQ30 141   0,06   0,04%

Otot rupiah perkasa 1,2% hari ini, bagaimana nasib besok?


Rabu, 04 Maret 2020 / 18:25 WIB
Otot rupiah perkasa 1,2% hari ini, bagaimana nasib besok?
ILUSTRASI. Warga melakukan transaksi penukaran mata uang di gerai money changer, Jakarta, Minggu (1/3/2020)


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah menguat setelah The Fed menurunkan suku bunga acuannya 50 basis poin ke level 1%-1,25%.

Mengutip Bloomberg, Rabu (4/3), rupiah langsung menguat 1,19% ke Rp 14.113 per dolar AS. Kurs tengah rupiah juga menguat 0,35% jadi ke Rp 14.171 per dolar AS.

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan mengatakan rupiah menguat karena adanya kabar mengejutkan The Fed menurunkan suku bunga acuannya. Dampaknya, dolar AS lasngung melemah dan rupiah menguat.

Baca Juga: Arus modal asing kembali, rupiah pun perkasa

Selain itu, aksi profit taking juga menambah penguatan rupiah terhadap dolar AS. "Rupiah yang naik ke Rp 14.300 per dolar AS jadi level di mana pelaku pasar melepas keuntungan dari posisi rendah rupiah yang sempat berada di Rp 13.500 per dolar AS," kata Yudiawan, Rabu (4/3).

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, penguatan rupiah didukung dari membaiknya kondisi pasar keuangan emerging market setelah The Fed memangkas suku bunga acuannya.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×