kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Otot mengendur, rupiah spot ke Rp 14.093 per dolar atau melemah 0,27% jelang siang


Rabu, 18 November 2020 / 10:18 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller menghitung pacahan 100 dolar US di salah satu bank di Jakarta, Selasa (3/11).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laju penguatan dua hari beruntun otot rupiah mengendur pada perdagangan Rabu (18/11). Mengutip Bloomberg pukul 10.00 WIB, rupiah spot ke Rp 14.093 per dolar AS atau melemah 0,27% dari sesi sebelumnya.

Senasib, pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah ke Rp 14.118 per dolar AS atau melemah 0,32% dari sesi sebelumnya.

Pagi ini, mata uang safe-haven yen Jepang berada di dekat level tertinggi satu pekan dan dolar AS yang stabil menahan mata uang komoditas. Kekhawatiran tentang meningkatnya kasus virus corona memicu optimisme seputar uji coba vaksin yang menjanjikan.

Pada 104,14 per dolar, yen telah memulihkan lebih dari setengah dari kerugian tajam yang dideritanya pekan lalu setelah Pfizer mengumumkan telah mengembangkan vaksin Covid-19 yang berfungsi.

"Sedikit pendinginan sentimen ekuitas telah membatasi mata uang," kata analis mata uang Westpac, Imre Speizer dilansir dari Reuters.

“Kami tahu kami punya vaksin. Sekarang ini tentang distribusi dan seberapa cepat itu dapat mulai membuat perbedaan, yang akan memakan waktu beberapa bulan lagi. ”

Selanjutnya: Kurs dollar-rupiah di BRI hari ini Rabu 18 November, intip sebelum tukar valas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×