Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) cetak kinerja keuangan yang mengagumkan di sepanjang tahun 2025 lalu. Di mana, emiten yang terafiliasi konglomerat Prajogo Pangestu ini mencetak kenaikn pendapatan dan laba bersih di tahun lalu.
Pendapatan bersih BRPT melesat 219,7% year on year (yoy) menjadi US$ 7,63 miliar pada 2025. Kontribusi utama pendapatan bersih BRPT berasal dari segmen petrokimia yang tumbuh 293,3% yoy menjadi US$ 7,02 miliar.
Setelah itu, segmen energi mencatat kenaikan pendapatan 1,3% yoy menjadi US$ 605 juta serta segmen lainnya mencatat pendapatan sebesar US$ 5 juta.
BRPT turut mengalami lonjakan laba bersih setelah pajak sebesar 1.213,8% yoy menjadi US$ 1,62 miliar pada 2025 yang disertai oleh kenaikan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 775% yoy menjadi US$ 490 juta.
Pada saat yang sama, EBITDA BRPT juga meningkat 276,7% yoy menjadi US$ 2,15 miliar.
Baca Juga: Gelar Tender Wajib, Pengendali Baru Harta Djaya (MEJA) Siapkan Rp 89,53 Miliar
Agus Pangestu, Direktur Utama Barito Pacific menyatakan, pihaknya dengan bangga melaporkan kinerja yang kuat sepanjang tahun buku 2025, sehingga menegaskan keberlanjutan perjalanan transformasi dan pertumbuhan BRPT.
Pencapaian ini mencerminkan keunggulan dari terintegrasi di sektor energi, kimia, dan infrastruktur, yang didukung pula oleh eksekusi yang disiplin, operasional yang tangguh, serta posisi keuangan yang solid.
Sepanjang tahun 2025, BRPT terus melaksanakan rencana-rencana strategis kami yang menjadi prioritas, termasuk ekspansi ke kawasan regional, integrasi lebih jauh di sektor kimia, serta penguatan di portofolio energi terbarukan.
"Upaya tersebut turut dilengkapi dengan berbagai inisiatif berkelanjutan di bidang infrastruktur dan optimalisasi struktur permodalan, sehingga meningkatkan ketahanan kami di tengah dinamika kondisi pasar," ungkap dia dalam keterbukaan informasi, Selasa (31/3/2026).
Tahun 2025 merupakan tahun penting dengan percepatan pertumbuhan bagi BRPT yang menegaskan efektivitas transformasi strategis serta kejelasan arah yang perusahaan tempuh.
Pendapatan BRPT yang meningkat signifikan menjadi US$ 7,63 miliar dan laba bersih setelah pajak mencapai US$ 1,62 miliar diperoleh berkat pertumbuhan skala usaha serta disiplin operasional yang konsisten.
Kinerja ini didorong oleh keberhasilan integrasi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (ACE) yang semakin memperkuat pendapatan serta posisi BRPT di regional, serta kontribusi dari PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang didukung oleh peningkatan kapasitas, peningkatan output, dan penghematan biaya yang berkelanjutan.
BRPT juga mencatat beberapa pencapaian strategis di seluruh portofolio. Di sektor kimia hilir, BRPT memperkuat posisinya melalui akuisisi Chevron Phillips Singapore Chemicals yang kini telah berganti nama menjadi Aster Polymer Solutions (APS), dengan fasilitas HDPE berkapasitas 400 kiloton per annum (KTA) yang langsung memberikan nilai tambah dan memperluas jaringan pemasaran Grup Barito di Asia Tenggara, China, dan Australia.
Selain itu, pembangunan pabrik CA-EDC di Cilegon telah melampaui 50% penyelesaian, menandai tonggak penting menuju kemandirian industri kimia Indonesia dan tetap berjalan sesuai rencana dengan target mulai beroperasi pada kuartal pertama 2027.
BRPT juga terus memperkuat kapabilitas infrastruktur dan logistik melalui ekspansi portofolio PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), sementara BREN mencatat pencapaian operasional yang signifikan, termasuk penyelesaian retrofit dan binary Salak sebesar 24,3 megawatt (MW) serta kemajuan berkelanjutan pada retrofit Wayang Windu yang akan mendukung langkah menuju kapasitas panas bumi lebih dari 1 gigawatt (GW) pada akhir 2026.
Baca Juga: Geoprima Solusi (GPSO) Buka Peluang Akuisisi hingga 99% di Tiga Entitas Usaha
Memasuki tahun 2026, BRPT berada pada posisi yang solid, didukung oleh kinerja operasional yang tangguh serta kontribusi awal dari berbagai inisiatif strategis, termasuk integrasi dan pertumbuhan Chandra Asri yang terus berlanjut.
"Meskipun kondisi jangka pendek masih dinamis di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, kami tetap mempertahankan optimisme yang berhati-hati, ditopang oleh platform terintegrasi, eksekusi yang disiplin, dan portofolio yang terdiversifikasi," jelas Agus.
Hal ini memberikan landasan yang kuat untuk menjaga ketahanan kinerja pada kuartal I-2026 serta keberlanjutan kinerja ke depan. Dalam jangka panjang, BRPT tetap berkomitmen penuh pada perjalanan transformasi yang berlandaskan inovasi, ketahanan, dan pertumbuhan yang disiplin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













