Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Dupla Kartini
JAKARTA. PT OSK Nusadana Asset Management meluncurkan Reksa Dana Indeks OSK Nusadana Indonesia LQ45 Tracker (OSKN LQ45 Tracker) pada hari ini (23/4). Nilai Aktiva Bersih (NAB) perdana ditetapkan sebesar Rp 1.000, dengan dana kelolaan awal sebesar Rp 30 miliar.
Presiden Direktur PT OSK Nusadana Asset Management Rima Suhaimi menyebut, pihaknya meluncurkan OSKN LQ45 Tracker untuk memberikan akses yang mudah dan terjangkau ke pasar modal kepada semua kalangan.
"Terutama mereka yang memiliki profil risiko investasi sedang-agresif, tanpa perlu mengeluarkan jumlah uang yang besar atau sibuk memilih saham mana yang harus dibeli,” ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, Senin (23/4).
Untuk reksadana baru itu, anak perusahaan PT OSK Nusadana Securities Indonesia ini mematok minimum investasi awal relatif kecil yaitu Rp 200.000. Adapun, untuk investasi selanjutnya hanya Rp 100.000.
Menurut Rima, dengan minimum pembelian awal dan selanjutnya yang relatif kecil, OSKN LQ45 Tracker ini sangat ideal sebagai sarana investasi regular yang mudah dan terjangkau guna mengalahkan tingkat inflasi dalam jangka panjang. Caranya, dengan mengambil manfaat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang direfleksikan oleh pertumbuhan Indeks LQ45.
OSKN LQ45 Tracker berinvestasi di saham-saham yang ada dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia dengan tujuan untuk memberikan imbal hasil yang setara dengan kinerja indeks LQ45.
Reksa dana ini dikelola dengan menggunakan manajemen pasif di mana arah dan porsi investasinya mengikuti pergerakan saham-saham yang ada dalam indeks LQ45. “Jadi nantinya imbal hasil reksadana indeks ini diharapkan akan setara dan mengikuti arah gerak imbal hasil tolok ukurnya yaitu Indeks LQ45," urai Rima.
OSKN LQ45 Tracker Fund merupakan reksadana ke-17 yang diluncurkan oleh perseroan. Selama tahun 2012, perseroan telah meluncurkan Reksa Dana Terproteksi OSK Nusadana Capital Protected Fund 15 pada 4 April 2012 dengan dana kelolaan Rp 150,2 miliar pada saat peluncuran.
Sementara itu, total dana kelolaan PT OSK Nusadana Asset Management per 19 April 2012 mencapai lebih dari Rp 1,2 triiun.
Per 19 April 2012, PT OSK Nusadana Asset Management mengelola 1 reksadana campuran, 2 reksa dana saham, 1 reksadana pasar uang, 1 reksadana penyertaan terbatas, 10 reksadana terproteksi dan beberapa discretionary funds dengan total dana kelolaan mencapai lebih dari Rp 1,242 triliun.
Perseroan bekerjasama dengan PT Bank Internasional Indonesia Tbk dan PT Bank DBS Indonesia, serta cabang PT OSK Nusadana Securities Indonesia dalam mendistribusikan produk tersebut, serta memasarkannya secara langsung kepada nasabah institusi. Perseron juga menunjuk Deutsche Bank sebagai Bank Kustodian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
