kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK menginisasi penyelesaian transaksi T+2


Jumat, 29 Desember 2017 / 19:29 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menutup tahun ini dengan sejumlah peraturan baru. Salah satunya, inisiasi penyelesaian atau settlement transaksi saham.

Settlement akan dipercepat jadi dua hari setelah transaksi (T+2). Selama ini, settlement dilakukan tiga hari setelah transaksi (T+3).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, penerapan T+2 akan memberikan banyak manfaat. "T+2 akan meningkatkan harmonisasi antar bursa global sehingga memudahkan transaksi efek lintas bursa," ujarnya, Jumat (29/12).

Selain itu, T+2 juga akan meningkatkan likuiditas melalui percepatan reinvestment dari modal. Bagi para broker, T+2 bisa meningkatkan efisiensi operasional. Satu hal yang juga tak kalah penting, lanjut Wimboh, T+2 juga bisa mengurangi risiko sistemik yang dapat terjadi di pasar modal.

"Untuk dapat merealisasikan hal tersebut, maka OJK, Self Regulatory Organization, anggota bursa, bank kustodian, dan pelaku lainnya perlu melakukan penyesuaian pada peraturan, sistem, dan proses bisnis yang ada untuk mengakomodasi siklus penyelesaian T+2," jelas Wimboh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×