kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Obligasi dan sukuk SMF senilai Rp 2,1 triliun resmi tercatat di BEI


Jumat, 05 Juli 2019 / 10:22 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Obligasi dan Sukuk Mudharabah terbaru milik PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Jumat (4/7). Nilai penerbitan kedua surat utang ini berjumlah Rp 2,1 triliun.

Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF Heliantopo mengatakan, dana yang diperoleh dari surat utang ini akan digunakan untuk penyalur Kredit Perumahan Rakyat (KPR) dalam rangka melaksanakan peran SMF sebagai special mission vehicle (SMV). "Obligasi dan sukuk ini juga digunakan sebagai penyedia likuiditas jangka menengah dan jangka panjang bagi para penyalur KPR," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (5/7).

Sekadar informasi, dua instrumen yang diterbitkan SMF bernama Obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) V Tahap I Tahun 2019 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2019. Baik obligasi dan sukuk sama-sama mendapat peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Obligasi terbaru milik SMF terdiri dari tiga seri, yaitu Seri A, Seri B, dan Seri C.

Seri A memiliki jumlah pokok sebesar Rp 428 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,50% dan tenor 370 hari sejak tanggal emisi. Seri B memiliki jumlah pokok sebesar Rp 640 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% dan tenor 3 tahun. Adapun Seri C memiliki jumlah pokok sebesar Rp 932 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% dan tenor 5 tahun.

Sementara itu, sukuk mudharabah SMF memiliki jumlah pokok sebesar Rp 100 miliar dan tenor 370 hari sejak tanggal emisi. Instrumen ini menerapkan nisbah sebanyak 90,20% dari pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 7,50% per tahun.

Heliantopo juga menyebut, target dana yang akan dihimpun selama 2 tahun dari PUB V sebesar Rp 19 triliun, sementara untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I sebesar Rp 2 triliun.

Ke depan, ada kemungkinan dalam waktu dekat SMF akan kembali menerbitkan obligasi atau sukuk mudharabah. "Kemungkinan bulan Agustus bisa terbit lagi. Masih ada 2 kali penerbitan surat utang di tahun ini," ungkap dia.

Sebagai catatan, melalui penerbitan PUB IV, SMF berhasil menghimpun dana sebesar Rp 11,91 triliun. Sedangkan sejak tahun 2009 hingga sekarang SMF telah menerbitkan surat utang sebanyak 38 kali dengan total dana mencapai Rp 31,7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×