kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.522   22,00   0,13%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Obama tak jadi serang Suriah, gerak emas liar


Rabu, 11 September 2013 / 11:40 WIB
ILUSTRASI. Kolesterol


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak emas dunia bergerak fluktuatif di dua zona pada transaksi perdagangan hari ini (11/9). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 10.15 waktu Singapura, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat tak banyak berubah posisi di level US$ 1.363,77 per troy ounce.

Pada transaksi sebelumnya, harga si kuning mentereng ini sempat turun 0,6% menjadi US$ 1,356,35, yang merupakan level terendah sejak 22 Agustus, dan naik 0,2%.

Sementara, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember diperdagangkan di posisi US$ 1.363,70 per troy ounce di Comex New York dari posisi kemarin US$ 1.364 per troy ounce.

Pergerakan liar harga emas terjadi setelah Presiden AS Barack Obama meminta Kongres untuk menunda pelaksanaan voting terkait aksi militer di Suriah. Hal tersebut yang kemudian memangkas tingkat permintaan emas.

"Harga emas mulai menurun sejalan dengan meredanya kemungkinan dilakukannya intervensi militer AS ke Suriah. Kami masih memprediksi harga emas akan turun hingga 2014 akibat pertumbuhan ekonomi AS dan minimnya kebijakan moneter yang akomodatif," papar tim analis Goldman Sachs Group Inc, termasuk Jeffrey Currie, dalam laporannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×