kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Obama didukung Republik, harga minyak fluktuatif


Rabu, 04 September 2013 / 08:44 WIB
ILUSTRASI. Logo PT Astra International Tbk ASII di puncak gedung Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Penjualan Terdongkrak di Atas Level Pra-Pandemi, Bagaimana Prospeks Saham ASII?


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berfluktuasi setelah Presiden Barack Obama mendapatkan dukungan dari dua anggota parlemen oposisi untuk melakukan serangan militer terhadap Suriah.

Dukungan itu datang dari dua senator Partai Republik, yakni John Boehner dan Eric Cantor. Keduanya mengaku akan membantu Obama mencari dukungan parlemen untuk menyerang Suriah. Gejolak Suriah inilah yang mempengaruhi harga minyak di AS.

Harga minyak  WTI untuk pengiriman Oktober berada di posisi US$ 108,34 per barel, turun 20 sen, dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pukul 10:34 waktu Sydney. Kontrak naik 89 sen dari kontrak 30 Agustus lau di harga US$ 108,54 per barel.

Sementara itu, harga minyak Brent untuk pengiriman Oktober naik 3 sen menjadi US$ 115,71 per barel hari ini (4/9). Kemarin, harga minyak Bren di ICE Futures Europe exchange di London sudah naik 1,2% menjadi US$ 115,68 per barel.

Keputusan Obama menyerang Suriah dikhawatirkan bisa berdampak bagi pasokan minyak dari Timur Tengah. Sebagaimana diketahui, kawasan Timur Tengah menghasilkan 35% produksi minyak dunia di kuartal I tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×