kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Musim dingin, tren harga minyak WTI masih naik


Rabu, 05 Februari 2014 / 20:53 WIB
ILUSTRASI. Founder and CEO of Capital A Berhad, Tony Fernandes delivers a speech during a ceremony announcing a name change of the group holding company from AirAsia Group Berhad, in Kuala Lumpur, Malaysia, January 28, 2022. REUTERS/Hasnoor Hussain


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) kembali naik pada transaksi pagi waktu London (5/2). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, sore tadi di Asia, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Maret naik sebesar US$ 1,07 menjadi US$ 98,26 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 12.33 waktu London, kontrak yang sama berada di level US$ 97,76 sebarel.

Kemarin, harga kontrak minyak naik 0,8% menjadi US$ 97,19 sebarel.

Kenaikan harga minyak seiring spekulasi investor bahwa data yang akan dirilis pemerintah AS akan menunjukkan adanya penurunan cadangan minyak di tengah cuaca dingin di negara tersebut. Seperti yang diketahui, AS merupakan negara konsumen minyak terbesar dunia.

"Musim dingin AS menyebabkan level harga minyak masih tetap tinggi seiring kenaikan permintaan," jelas Ole Hansen, head of commodity strategy Saxo Bank A/S di Copenhagen. Namun, dia memprediksi, saat musim dingin berakhir, harga minyak juga akan ikut turun.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Maret naik 66 sen menjadi US$ 106,44 sebarel di ICE Futures Europe Exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×