kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

MTLA gencar akuisisi lahan baru


Rabu, 09 Agustus 2017 / 08:20 WIB


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) cukup agresif mengakuisisi lahan baru di tahun ini. Hingga Juli 2017, MTLA telah mengakuisisi sekitar 100 hektare (ha) lahan senilai Rp 160 miliar.

Dalam tujuh bulan pertama tahun ini, MTLA telah menyerap hampir separuh belanja modal atau capital expenditure (capex). Nilai capex yang sudah diserap Rp 258 miliar dari total Rp 540 miliar.

Sebagian besar capex digunakan untuk akuisisi lahan. "Porsinya sudah melebihi budget satu tahun," tutur Olivia Surodjo, Direktur Keuangan MTLA, Selasa (8/8).

Olivia melanjutkan, gencarnya akuisisi lahan ini disebabkan banyaknya tawaran potensial sejak Februari 2017. "Tahun ini banyak lokasi baru yang kebetulan memang bisa dibebaskan besar-besaran," imbuh dia.

Saat ini, MTLA tengah berencana mengembangkan sekitar tujuh proyek. Beberapa di antaranya adalah proyek Kaliana Apartment Cileungsi, Kondotel Lampung, Metropolitan Mall Cibitung, serta villa dan hotel di Ubud.

Proyek terbaru yang juga akan segera dipasarkan adalah One Parc Puri, proyek mixed use hasil kerja sama dengan Ascendas Singbride Singapura di Metland Cyber City. Selain itu, MTLA juga akan mengerjakan proyek klaster rumah tapak di lahan seluas 12 ha, bekerja sama dengan Keppel Land.

Di semester I-2017, laba bersih MTLA turun 14% menjadi Rp 111,9 miliar. Pendapatannya juga masih merosot 8,4% menjadi Rp 487,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×