kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Moncernya IHSG Mengangkat Kinerja Reksadana Saham


Sabtu, 02 April 2022 / 12:37 WIB
ILUSTRASI. Reksadana saham berhasil menjadi reksadana dengan kinerja terbaik pada kuartal pertama 2022.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun 2022 rupanya jadi titik balik bagi reksadana saham. Setelah terpuruk pada 2021, kini kinerja reksadana saham kembali menghijau. Tercatat, reksadana saham berhasil menjadi reksadana dengan kinerja terbaik pada kuartal pertama 2022.

Berdasarkan data Infovesta Utama, kinerja reksadana saham yang tercermin dari Infovesta 90 Equity Fund Index berhasil tumbuh 3,36% pada kuartal I-2022. Sementara itu, reksadana campuran yang tercermin dari Infovesta 90 Balanced Fund Index berhasil naik 2,26%.

Lalu, Infovesta 90 Money Market Fund Index yang mengukur kinerja reksadana pasar uang berhasil naik 0,68%. Terakhir, reksadana pendapatan tetap yang kinerjanya diukur menggunakan Infovesta 90 Fixed Income Fund Index cenderung datar karena hanya tumbuh tipis 0,02%.

Baca Juga: Kinerja Reksadana Saham Paling Moncer Sepanjang Kuartal Pertama 2022

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menjelaskan, apiknya kinerja reksadana saham tidak terlepas dari moncernya IHSG pada kuartal pertama 2022 yang berhasil menguat 7,45%. Bahkan, pada periode tersebut IHSG juga terus menembus level all time high-nya.

Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari optimisme pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi Indonesia seiring dengan tingkat vaksinasi yang terus membaik. Selain itu, sentimen negatif seperti penyebaran Covid-19 Omicron juga ternyata tidak separah gelombang sebelumnya. Hal ini tercermin dari terus membaiknya data ekonomi Indonesia pada Januari-Maret.

“Ditambah di akhir Februari terjadi krisis geopolitik Rusia-Ukraina yang kemudian mengangkat harga komoditas. Hal tersebut ternyata justru untungkan ekonomi Indonesia maupun emiten berbasis komoditas sehingga buat IHSG terus rally hingga tembus all time high, akhirnya reksadana saham pun mengekor,” kata Wawan ketika dihubungi Kontan.co.id, Jumat (1/4).

Baca Juga: Reksadana Saham Terbaik, Meski Belum Kalahkan IHSG




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×