kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Minyak WTI longsor usai naik tertinggi 5 pekan


Rabu, 28 Mei 2014 / 06:13 WIB
Minyak WTI longsor usai naik tertinggi 5 pekan
ILUSTRASI. Katalog Promo Hypermart Hyper Diskon Weekday Periode 3-5 Januari 2023


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun dari level tertinggi lima pekan. Penurunan harga dipicu adanya spekulasi stok minyak di Amerika Serikat (AS) cukup untuk memenuhi peningkatan permintaan bahan bakar.

Sementara itu, harga minyak Brent turun setelah Ukraina menggelar pemilu. Harga minyak WTI berjangka turun 0,2% di New York. Sementara itu, harga minyak Brent turun karena spekulasi bahwa kemenangan Petro Poroshenko dalam pemilihan presiden di Ukraina.

"Ada pasokan minyak mentah yang cukup di AS," kata Phil Flynn, analis senior Price Futures Group di Chicago . WTI untuk pengiriman Juli turun 24 sen menjadi US$ 104,11 per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak berjangka menyentuh US$ 104,50 untuk hari kedua, rata-rata tertinggi sejak 21 April. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah 33% di bawah rata-rata 100 hari.

Sementara itu, harga minyak Brent untuk pengiriman Juli turun 30 sen  atau melemah 0,3% dan mengakhiri sesi US$ 110,02 per barel di London. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×