kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Minyak diperdagangkan di level US$ 40 per barel


Selasa, 02 Agustus 2016 / 15:25 WIB
Minyak diperdagangkan di level US$ 40 per barel


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

HONG KONG. Minyak mentah masih dalam tekanan dan diperdagangkan mendekati level US$ 40 per barel menjelang rilis laporan mingguan cadangan minyak Amerika Serikat (AS). Minyak sempat jatuh ke bear market menyusul kekhawatiran melimpahnya pasokan global.

Mengutip Bloomberg, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September berada di level US$ 40,08 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 2 sen, pada pukul 01:58 sore waktu Hong Kong, Selasa (2/8).

Kontrak WTI turun US$ 1,54, atau 3,7 %, ke US$ 40,06 pada hari Senin (1/8), penutupan terendah sejak 18 April.

Minyak Brent untuk pengiriman Oktober menambahkan 10 sen menjadi US$ 42,24 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak Brent turun US$ 1,39 menjadi US$ 42,14 per barel pada hari Senin.

Di New York, minyak berjangka sedikit berubah setelah jatuh di bawah US$ 40 pada hari Senin untuk pertama kalinya sejak April. Sementara persediaan minyak mentah dan bensin diperkirakan akan menurun, dan akan tetap pada tingkat musiman tertinggi dalam setidaknya dua dekade terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×