kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Minyak berhasil rebound dipicu langkah China


Kamis, 09 Juli 2015 / 19:31 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Harga minyak berhasil bangkit setelah terpuruk selama lima hari terakhir. Aksi pemerintah China yang berusaha menyelamatkan bursa sahamnya menjadi sentimen positif bagi harga minyak.

Mengutip Bloomberg, Kamis (9/7) pukul 14.06 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman bulan Agustus 2015 di perdagangan elektronik bursa New York Merchantile Exchange naik 2,52% ke level US$ 52,69 per barel. Harga minyak sempat terjun 13% dalam lima hari pada Rabu (8/7), penurunan terbesar sejak Agustus 2011. Sepekan, harga ambruk 7,44%.

Deddy Yusuf Siregar, Research and Analyst PT Fortis Asia Futures menjelaskan, kenaikan harga minyak ditopang oleh sentimen positif dari China sebagai konsumen minyak terbesar di dunia setelah Amerika Serikat (AS).

Pemerintah Negeri Tirai Bambu berusaha menggenjot dan mengembalikan kepercayaan para investornya. Mereka melarang para pemegang saham yang kepemilikannya lebih dari 5% untuk menjual saham dalam kurun enam bulan mendatang.

Mengacu laporan Xinhua News Agency, kementerian keamanan publik negara mereka juga sedang memilah saham-saham yang “jahat” alias berbahaya. Bursa Shanghai yakni Shanghai Composite Index terangkat 5,8%, pencapaian terbesar sejak tahun 2009. “Ini memberikan sentimen positif bagi harga minyak,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×