kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Minimalisir Polemik Pasar Modal, Pengamat Ini Sarankan Peningkatan Literasi & Edukasi


Rabu, 15 Juni 2022 / 21:58 WIB
Minimalisir Polemik Pasar Modal, Pengamat Ini Sarankan Peningkatan Literasi & Edukasi
ILUSTRASI. Perdagangan saham di sebuah kantor sekuritas.


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Polemik investasi Telkomsel ke GoTo terus bergulir. Terlepas dari  berbagai kepentingan, agar polemik sejenis tidak terjadi di kemudian  perlu ada peningkatan literasi masyarakat terhadap pasar modal dan pencatatan laporan keuangan. 

Saat ini edukasi masyarakat terhadap pasar modal dan pencatatan laporan keuangan masih kurang. Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Nailul Huda mengakui, memang ada beberapa pihak yang sudah menjelaskan mengenai pasar modal dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

Sementara terkait dugaan faktor benturan, Nailul menyaranikan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  memperkuat aturan mengenai business judgment rule. Aturan yang ada saat ini masih terlalu umum dan multitafsir.

"Regulasi yang ada di OJK maupun di perusahaan BUMN diperkuat saja. Sebab potensi ekonomi digital masih bisa tumbuh dan banyak perusahaan digital membutuhkan angel investor dari perusahaan BUMN,”imbuh Nailul, dalam keterangan tertulis, Rabu (15/6). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×