kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.896   -37,00   -0,21%
  • IDX 6.053   21,23   0,35%
  • KOMPAS100 781   5,63   0,73%
  • LQ45 599   5,13   0,86%
  • ISSI 211   -0,33   -0,16%
  • IDX30 333   2,93   0,89%
  • IDXHIDIV20 426   3,87   0,92%
  • IDX80 89   0,60   0,68%
  • IDXV30 116   0,61   0,53%
  • IDXQ30 109   1,08   1,00%

Mewaspadai aksi profit taking pada IHSG


Kamis, 30 Juni 2016 / 07:16 WIB


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pasar saham domestik masih bullish. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menanjak 2,01% ke 4.980,11. Saham yang menjadi pendorong indeks antara lain HMSP, TLKM, UNVR, BBCA dan ASII. Adapun penekan indeks adalah GGRM dan ICBP.

Analis Recapital Securities Liga Maradona menilai, lantaran sudah menguat tiga hari berturut-turut, IHSG pada hari ini (30/6) berpotensi terkoreksi. Dia memprediksi, IHSG akan merosot dan bergerak di rentang 4.940 hingga 4.995.

"Para investor akan profit taking," proyeksi Liga. Dia menilai sentimen tax amnesty bakal mereda. Plus, pasar biasanya minim sentimen jelang libur Lebaran.

Tapi, sektor perbankan, infrastruktur dan konstruksi masih menarik.

Sementara analis Lautandhana Securindo Krishna Dwi Setiawan memprediksi, IHSG hari ini masih bisa naik dan bergerak antara support 4.934 dan resistance 5.000. Efek tax amnesty masih terasa hingga akhir pekan ini.

"Efek tax amnesty berkembang ke optimisme pasar domestik. Bahkan Bank Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,3% pada tahun ini," kata Krishna. Tax amnesty juga berpotensi menarik dana asing alias capital inflow.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×