kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Mercury Strategic Jadi Pengendali Baru Surya Permata Andalan (NATO)


Senin, 15 Desember 2025 / 15:58 WIB
Mercury Strategic Jadi Pengendali Baru Surya Permata Andalan (NATO)
ILUSTRASI. Ilustrasi pasar modal (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten yang bergerak di sektor perhotelan, PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) mengumumkan perubahan pemegang saham pengendali.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada Senin (15/12/2025), PT Mercury Strategic Indonesia resmi mengambil alih kendali NATO melalui transaksi di pasar negosiasi. 

Dalam aksi korporasi tersebut, PT Karunia Berkah Jayasejahtera selaku pengendali lama melepas sebanyak 2,15 miliar saham NATO atau setara dengan 26,87% kepada PT Mercury Strategic Indonesia pada Jumat (12/12/2025) lalu.

Baca Juga: Pengendali Arkora Hydro (ARKO) Jual 165,07 Juta Saham, Kantongi Cuan Segini

Transaksi pengambilalihan saham ini disepakati pada harga Rp 183 per saham. Dengan begitu, nilai transaksi yang harus dibayarkan PT Mercury Strategic Indonesia untuk menyelesaikan aksi tersebut mencapai sekitar Rp 393,45 miliar.

"Dampak dari fakta material tersebut ialah adanya perubahan pengendali langsung perseroan, yang sebelumnya adalah PT Karunia Berkah Jayasejahtera menjadi PT Mercury Strategic Indonesia," tulis Direktur Utama  NATO, Gede Putu Adnawa di keterbukaan informasi, Senin (15/12/2025).

Baca Juga: Pengendali RMK Energy (RMKE) Jual 875 Juta Saham, Ini Tujuannya

Gede menyampaikan PT Mercury Strategic Indonesia akan memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, termasuk namun tidak terbatas pada pelaksanaan Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) kepada pemegang saham minoritas.

Hingga perdagangan Senin (15/12) pukul 15:41 WIB, pergerakan harga saham NATO menguat 24,51% ke level Rp 254 per saham. Secara tahun berjalan, pergerakan harga saham ini telah menguat 59,75%.

Baca Juga: Pengendali Saham Baru Mulia Boga (KEJU) Bakal Tender Offer di Rp 614

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×