kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45944,75   -7,79   -0.82%
  • EMAS917.000 -0,54%
  • RD.SAHAM -0.87%
  • RD.CAMPURAN -0.36%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.50%

Mercermati pergerakan saham Unilever (UNVR) setelah sentimen vaksin


Selasa, 19 Januari 2021 / 23:06 WIB
Mercermati pergerakan saham Unilever (UNVR) setelah sentimen vaksin
ILUSTRASI. Mercermati perdagangan saham Unilever (UNVR) setelah sentimen vaksin

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dalam dua hari terakhir ini tiba-tiba berbalik arah melonjak. Pada hari Selasa (19/1), saham UNVR sempat menyentuh level Rp 8.000 per saham.

Namun kenaikan itu tak bertahan lama, pada penutupan perdagangan, saham UNVR kembali mempersempit kenaikan menjadi 1% dan parkir di level Rp 7.575 per saham.

Kenaikan saham UNVR ini didukung nilai transaksi jumbo yang mencapai Rp 845,99 miliar dan volume perdagangan yang besar 108,58 juta dalam sehari.

Mengutip data RTI, saham UNVR memulai debutnya pada hari Senin (18/9), saat saham UNVR melonjak 7,91% ke level Rp 7.500.

Kenaikan saham UNVR ini tak terlepas dari keputusan pemerintah menggandeng Unilever untuk membantu mendistribusikan vaksin Covid-19.

Hal itu ditegaskan Presiden Direktur Unilever Indonesia, Ira Noviarti dalam rilisnya pada hari Selasa atau sehari setelah saham UNVR melonjak hampir 8%.

Baca Juga: Tersengat sentimen vaksin, simak saran analis untuk saham Unilever (UNVR)

Melihat ke belakang, dalam dua pekan terakhir, saham UNVR memasuki fase bearish. Bahkan dalam empat hari berturut-turut pada pekan lalu saham UNVR terus merah. Dan dua pekan sebelumnya juga hampir setiap hari merah.

Pada masa itu, investor asing tercatat melakukan net buy  atau beli bersih. Dalam sebulan terakhir asing masih mencatat net buy Rp 55,33 miliar di saham UNVR.

Namun pada perdagangan hari Selasa (19/1), saat saham UNVR melanjutkan debutnya pada hari kedua, investor asing justru rame-rame melepas saham ini.

Berdasarkan data RTI, asing melego saham UNVR sebesar Rp 61,04 miliar dalam sehari saja. Bisa jadi aksi net sell asing inilah yang menahan laju kenaikan saham emiten ini. Meskipun masih bisa bertahan di zona hijau, saham UNVR lebih banyak dikoleksi investor domestik.

Apakah saham UNVR akan melanjutkan debutnya pada perdagangan hari Rabu (20/1)? Tentu saja itu baru terjawab setelah pasar tutup pada Rabu nanti.

Namun mengutip pemberitaan Kontan.co.id sebelumnya, Head of Research MNC Sekuritas Edwin mengatakan, distribusi vaksin tidak akan berdampak signifikan terhadap pendapatan UNVR.

Selanjutnya: Dukung pemerintah, Unilever (UNVR) siapkan ekspertis rantai pasok distribusi vaksin

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×