kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45924,84   -10,68   -1.14%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Menyimak Informasi Terbaru Wacana Merger BMTR dan MNCN


Kamis, 18 Januari 2024 / 05:40 WIB
Menyimak Informasi Terbaru Wacana Merger BMTR dan MNCN
ILUSTRASI. PT?Global Mediacom BMTR; MNC Tower; grup MNC Group. Menyimak Kabar Terbaru Wacana Merger BMTR dan MNCN


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana merger PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) tak kunjung terlaksana. Entitas Grup MNC ini, pertama kali mengumumkan rencana merger pada Juli 2022. 

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna menjelaskan berdasarkan penjelasannya yang diterima BEI pada 2 Agustus 2022, rencana merger ini masih dalam tahap pendalaman belum terdapat proses definitif. 

"Sampai dengan saat ini belum terdapat perkembangan informasi lebih lanjut terkait rencana merger tersebut," jelas Nyoman, Selasa (17/1). 

Baca Juga: Soal Wacana Merger dengan XL Axiata (EXCL), Begini Tanggapan Smartfren (FREN)

Nyoman bilang BMTR menyampaikan bahwa akan melakukan restrukturisasi internal dalam rangka menciptakan grup konten dan digital entertainment terbesar di Indonesia. Ini tertuang dalam materi Public Expose pada Maret 2023. 

 

Salah satunya BMTR akan mengambilalih entitas anak dari PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) oleh  PT MNC Studios International Tbk (MSIN). 

Rencana tersebut bertujuan agar seluruh operasi konten dan platform digital milik Grup MNC melalui BMTR dapat disupervisi dan dikelola secara efektif di bawah satu manajemen.

Baca Juga: Tanggapan Smartfren (FREN) Soal Wacana Merger dengan XL Axiata (EXCL)

Nyoman menegaskan Bursa tidak mengatur mengenai tenggat waktu pelaksanaan merger. Namun untuk melakukan merger, BMTR wajib mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

"Namun sampai dengan saat ini BMTR belum melaksanakan RUPS dengan agenda persetujuan merger," kata Nyoman. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×