kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menguat 0,24%, IHSG sesi I meninggalkan zona merah


Senin, 20 Januari 2014 / 12:15 WIB
ILUSTRASI. Rumah tinggal di 514 Chalette Drive, Beverly Hills, California, AS.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat di akhir sesi I perdagangan hari ini, Senin (20/1). Sampai pukul 12.00 WIB, IHSG menguat 10,69 poin atau naik 0,24% menjadi 4.422,92.

Tercatat ada 126 saham naik, 112 saham turun dan 74 saham diam tak bergerak. Ada 2,00 miliar saham yang berpindah tangan dengan nilai Rp 2,01 triliun.

Tercatat ada enam sektor menguat dan berada di zona hijau. Sektor yang menguat itu adalah; perkebunan naik 2,15%, infrastruktur naik 1,31%, pertambangan naik 0,76%, produk konsumen naik 0,71%, perdagangan naik 0,14% dan manufaktur naik 0,13%.

Sektor yang berada di zona merah adalah, industri lainnya yang turun 0,46%, keuangan turun 0,41%, basic industry turun 0,31% dan konstruksi turun 0,20%.

Saham LQ 45 yang tercatat sebagai top gainers adalah; PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 7,18%, PT PP London Sumatera Tbk ((LSIP) naik 5,08%, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik 3,95%, PT BW Plantation Tbk (BWPT) naik 3,24% dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 1,95%.

Saham LQ 45 yang tercatat sebagai top losers adalah PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 1,71%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 1,50%, PT Indocement Tunggal Prakasa turun 1,48%, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) turun 1,02% dan PT Indomobil Sukses Makmur Tbk (IMAS) turun 0,98%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×