kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Mengenal Digital Mediatama Maxima (DMMX), calon emiten baru yang IPO bulan depan


Selasa, 24 September 2019 / 20:56 WIB

Mengenal Digital Mediatama Maxima (DMMX), calon emiten baru yang IPO bulan depan
ILUSTRASI. Aplikasi Pojok Bayar produk Digital Mediatama Maxima

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMXX) akan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Oktober mendatang. Sebelumnya, Digital Mediatama menjadwalkan pencatatan saham perdananya di tanggal 21 Oktober.

DMXX yang merupakan perusahaan rintisan (start up) itu merencanakan akan melakukan masa penawaran awal saham pada 24-30 Oktober 2019, sedangkan untuk penawaran umum dijadwalkan pada 11-15 Oktober 2019. 

Baca Juga: IPO bulan depan, ini kisaran harga saham perdana Digital Mediatama Maxima (DMMX)

Lantas, perusahaan apakah DMM itu?

Digital Mediatama Maxima merupakan perusahaan platform digital trade marketing dan pengiklanan berbasis cloud yang menyediakan berbagai jasa end-to-end seperti pengelolaan kontan, pengiklanan terprogram, dan program akuisisi penjualan. 

Jelasnya, DMM merupakan perusahaan rintisan yang menyediakan penayangan iklan digital di mini market, seperti di Indomaret, Alfamart, KFC, BCA, dan anggota Sampoerna Retail Community (SRC) yang tersebar di lebih dari 4.000 lokasi di 25 kota di Indonesia. 

Pihak perusahaan mengklaim belum ada jenis usaha serupa di Indonesia yang seperti DMM. Sehingga, pesaing mereka saat ini juga belum ada. 

Lini bisnis utama DMMX ada empat. Pertama, model bisnis managed service di mana perseroan menyediakan layanan end-to-end atau hilir ke hilir yang dimulai dari penjualan hardware hingga ke sistem operasi. 

Baca Juga: Terus berekspansi, Chandra Asri (TPIA) berkomitmen tambah kapasitas produksi

Pada model itu, DMMX juga menyediakan layanan pemeliharaan infrastruktur hardware dan pengelolaan konten klien. Beberapa klien Digital Mediatama di model bisnis tersebut antara lain Circle K, Indomaret, FamilyMart, Lawson, Alfamidi, dan Alfamart.

Melalui model bisnis itu, DMM telah bekerja sama kurang lebih dengan 4.600 toko, serta per 30 Juni 2019 memiliki kerja sama mitra sebanyak 5.700. 

Sementara, perusahaan menargetkan tahun depan pangsa pasar DMMX untuk kerja sama dengan toko meningkat menjadi 47.000.


Reporter: Yasmine Maghfira
Editor: Tendi

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×