kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Menelisik prospek emiten lahan industri, begini rekomendasi analis


Selasa, 10 Desember 2019 / 20:43 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia Jakarta. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/03/12/2019


Reporter: | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten penyedia lahan industri terus berupaya untuk menggejot penjualan di penghujung tahun 2019. Baru-baru ini PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) dikabarkan memperoleh kontrak untuk penjualan industri dari Hyundai Motors Group.

Dalam catatan Kontan.co.id, Hyundai Motors Group sepakat untuk membeli lahan DMAS seluas 77 hektare. Selain itu DMAS juga tengah melakukan negosiasi Perjanjian Pengikatan Jual Beli dengan Honda untuk lahan seluas 60 ha.

Baca Juga: Raih kontrak lahan industri dari Hyundai, ini rekomendasi saham Puradelta (DMAS)

Selain itu, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) berharap bisnis kawasan industri semakin tumbuh.

Investor Relation Assistant Manager Modernland Realty Eliza Saliman memperkirakan capaian marketing sales mencapai Rp 4 triliun hingga tutup tahun ini.

Sampai kuartal III-2019 MDLN sudah membukukan marketing sales sebesar Rp 2,7 triliun yang berasal dari beberapa proyek misalnya saja proyek Moderland Cilejit, Modern Cikande Industrial Estate I dan II, serta Jakarta Garden City.

Apabila melihat laporan keuangan sampai September 2019, MDLN sudah berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp 248,06 miliar atau melesat 238,31% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Nah peningkatan laba MDLN ditopang oleh penjualan lahan (kavling).

Marketing sales sampai September didominasi oleh industrial. Sampai akhir tahun ekspektasi marketing sales (dari industrial) bisa mencapai Rp 1,4 triliun,” katanya kepada Kontan.co.id Selasa (10/12).




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×