kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menanti arah bunga


Senin, 10 Februari 2014 / 06:24 WIB
ILUSTRASI. Pendataan non ASN


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau alias menguat, akhir pekan lalu (7/2). IHSG meningkat 0,95% ke 4.466,67. Kondisi ini sejalan dengan kenaikan bursa Asia, terwakili dalam indeks MSCI Asia Pasifik yang juga naik 1,35% ke 133,24, Jumat (7/2).

Kenaikan IHSG juga diimbangi dengan mulai masuknya asing ke bursa saham. Akhir pekan lalu, aksi beli bersih asing alias net buy mencapai  Rp 623 miliar. Yusuf Nugraha, analis Trust Securities mengatakan, pekan ini gerak IHSG akan tergantung pada keputusan Bank Indonesia (BI) dalam menetapkan arah BI rate. Jika BI rate naik, IHSG berpotensi melemah. Namun, jika sebaliknya atau tak ada perubahan, IHSG masih akan naik.

Analis Universal Broker Indonesia, Alwy Assegaf memperkirakan, IHSG berpotensi menguat. Secara teknikal, IHSG masih akan melanjutkan penguatan di pekan lalu.
Menurut Pang Tek Djen, analis Sucorinvest Central Gani, meski secara teknikal IHSG akan menguat, tapi berpotensi profit taking. Indikator MACD berpotensi golden cross. Terlebih, kenaikan IHSG diikuti peningkatan volume perdagangan. Dia menebak, IHSG di 4.441-4.483, hari ini. Adapun, Alwy menduga, IHSG di 4.440-4510.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×