kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Menanti arah bunga


Senin, 10 Februari 2014 / 06:24 WIB
Menanti arah bunga
ILUSTRASI. Pendataan non ASN


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau alias menguat, akhir pekan lalu (7/2). IHSG meningkat 0,95% ke 4.466,67. Kondisi ini sejalan dengan kenaikan bursa Asia, terwakili dalam indeks MSCI Asia Pasifik yang juga naik 1,35% ke 133,24, Jumat (7/2).

Kenaikan IHSG juga diimbangi dengan mulai masuknya asing ke bursa saham. Akhir pekan lalu, aksi beli bersih asing alias net buy mencapai  Rp 623 miliar. Yusuf Nugraha, analis Trust Securities mengatakan, pekan ini gerak IHSG akan tergantung pada keputusan Bank Indonesia (BI) dalam menetapkan arah BI rate. Jika BI rate naik, IHSG berpotensi melemah. Namun, jika sebaliknya atau tak ada perubahan, IHSG masih akan naik.

Analis Universal Broker Indonesia, Alwy Assegaf memperkirakan, IHSG berpotensi menguat. Secara teknikal, IHSG masih akan melanjutkan penguatan di pekan lalu.
Menurut Pang Tek Djen, analis Sucorinvest Central Gani, meski secara teknikal IHSG akan menguat, tapi berpotensi profit taking. Indikator MACD berpotensi golden cross. Terlebih, kenaikan IHSG diikuti peningkatan volume perdagangan. Dia menebak, IHSG di 4.441-4.483, hari ini. Adapun, Alwy menduga, IHSG di 4.440-4510.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×