kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Mempersempit penurunan, IHSG terkoreksi 0,06% di sesi I


Jumat, 08 November 2019 / 11:54 WIB

Mempersempit penurunan, IHSG terkoreksi 0,06% di sesi I
ILUSTRASI. Mempersempit penurunan, IHSG terkoreksi 0,06% di sesi I. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berusaha untuk bangkit di menit akhir perdagangan sesi I, Jumat (8/11). Mengutip RTI, indeks parkir terkoreksi tipis 0,06% atau 3,617 poin ke level 6.162,007.

Tercatat 216 saham turun, 157 saham naik, dan 129 saham stagnan. Total volume 4,12 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 3,03 triliun.

Lima dari 10 indeks sektoral memerah. Sektor aneka industri paling dalam penurunannya 1,30%. Sedangkan, sektor konstruksi memimpin penguatan 1%.

Baca Juga: IHSG dibuka terkoreksi 0,23% Jumat (8/11), penurunan tiga hari berturut-turut

Investor asing masih juga menarik dana dari bursa saham. Pada perdagangan pagi, net sell asing Rp 196,016 miliar di pasar reguler dan Rp 261,175 miliar keseluruhan market.

Saham-saham top losers LQ45 antara lain;

- PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 4,84% ke Rp 1.180

- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) turun 2,29% ke Rp 1.495

- PT Astra International Tbks (ASII) turun 1,86% ke Rp 6.600

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain;

- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 5,02% ke Rp 2.510

- PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 3,51% ke Rp 22.825

- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik 2,83% ke Rp 1.635

Di sisi lain, bursa saham regional mundur dari level tertinggi enam bulan pada perdagangan akhir pekan ini. Setelah kembali muncul ketidakpastian tentang waktu Amerika Serikat (AS) dan China menandatangani kesepakatan perdagangan mereka.

Sebelumnya, pasar global reli semalam karena berita kedua negara ini telah sepakat untuk menurunkan tarif barang satu sama lain sebagai bagian dari fase pertama dari kesepakatan perdagangan.

Tetapi pasar mengalami aksi ambil untung pada perdagangan Asia di tengah kekhawatiran pakta itu masih bisa berantakan ketika penasihat luar Donald Trump mengatakan tidak ada kesepakatan khusus untuk kenaikan bertahap tarif.

Baca Juga: Rupiah masih melemah 0,14% ke Rp 14.018 per dolar AS, Jumat (8/11)

Berbagai sumber yang mengetahui perundingan itu mengatakan rencana itu menghadapi pertentangan internal di Gedung Putih dan dari penasihat luar.

Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang turun 0,2% pada 536,43 setelah naik ke 538,77. Untuk pekan ini, sudah naik lebih dari 2%.

Nikkei Tokyo, yang pada hari sebelumnya naik ke level tertinggi 13 bulan, menyerahkan sebagian kenaikannya untuk bertahan 0,05%. Saham China menguat dengan indeks blue-chip naik 0,4%.

"Kebisingan yang datang dari Washington DC tidak begitu optimis, dengan laporan konflik di antara penasihat Gedung Putih tentang manfaat rencana menurunkan tarif," kata Jeffery Halley, analis pasar senior di OANDA dilansir dari Reuters.


Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan


Close [X]
×