kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Memanas, Amerika Serikat (AS) dan Prancis terancam terlibat perang dagang


Sabtu, 27 Juli 2019 / 06:56 WIB
Memanas, Amerika Serikat (AS) dan Prancis terancam terlibat perang dagang

Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Hubungan dagang Amerika Serikat (AS) dengan Prancis memanas dan bisa merembet menjadi perang dagang. Tak terima Prancis mengenakan pajak bagi perusahaan teknologi AS, Presiden AS Donald Trump mengancam melakukan tindakan balasan.

Jumat (26/7), Trump mengatakan AS akan segera memukul Prancis dengan tindakan balasan yang substansial. Seperti dilaporkan Reuters, Trump menegaskan AS akan mengenakan tarif pajak baru pada produk anggur asal Prancis.

“Kami akan mengumumkan tindakan timbal balik yang substansial pada kebodohan Macron segera," tulis Trump merujuk pada Presiden Prancis Emmanuel Macron. "Saya selalu mengatakan anggur Amerika lebih baik daripada anggur Prancis!"

Baca Juga: Alphabet dan Starbucks setir indeks bursa Wall Street ke rekor tertinggi

Di Gedung Putih, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa keputusan Prancis memajaki perusahaan teknologi itu salah dan dia mengancam membalas pada ekspor utama Prancis.

"Mereka seharusnya tidak melakukan ini. Saya mengatakan kepada mereka, saya berkata, 'Jangan lakukan itu karena jika Anda melakukannya, saya akan mengenakan pajak anggur Anda," kata Trump seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Trump kembali peringatkan Google terkait aktivitas bisnisnya di China

AS sejauh ini merupakan pasar ekspor tunggal terbesar untuk anggur dan minuman Prancis, yang merupakan ekspor terbesar kedua Prancis setelah dirgantara. Pada 2018, AS menyumbang hampir seperempat dari seluruh ekspor anggur Prancis, atau senilai 3,2 miliar euro (US$ 3,6 miliar).

Menteri Ekonomi Prancis Bruno Le Maire mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah tweet Trump bahwa perpajakan universal atas aktivitas digital adalah tantangan yang menjadi perhatian kita semua. "Kami ingin mencapai kesepakatan tentang hal ini dalam kerangka G7 dan OECD. Sementara itu, Prancis akan bergerak maju dengan keputusan nasional," kata Maire.




TERBARU

Close [X]
×