kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Alphabet dan Starbucks setir indeks bursa Wall Street ke rekor tertinggi


Sabtu, 27 Juli 2019 / 06:32 WIB
Alphabet dan Starbucks setir indeks bursa Wall Street ke rekor tertinggi

Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Laporan kinerja pendapatan yang kuat dari Alphabet dan Starbucks mendorong indeks S&P 500 dan Nasdaq ke rekor tertinggi pada penutupan perdagangan Jumat akhir pekan ini (26/7). Tambah lagi, data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) kuartal II 2019 yang meski melambat tapi lebih tinggi dari perkiraan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,19% menjadi 27,192,45 pada akhir pekan ini.  Sedangkan indeks S&P 500 menguat 0,74% ke 3.025,86 dan indeks Nasdaq Composite menanjak 1,11% menjadi 8.330,21.

Selama sepekan, indeks S&P 500 naik 1,7%, Nasdaq naik 2,3% dan Dow menguat 0,1%.

Baca Juga: Trump kembali peringatkan Google terkait aktivitas bisnisnya di China

Departemen Perdagangan AS menyebutkan produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh 2,1% pada kuartal kedua 2019, lebih tinggi dari perkiraan sebesar 1,8% dari para ekonom yang disurvei Reuters.

Data PDB AS ini memperkuat perkiraan bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan minggu depan. Ekspektasi tersebut telah mendorong kinerja yang kuat di pasar saham saham bulan ini, membantu rekor indeks Wall Street.

Baca Juga: Wall Street bersiap menembus rekor tertinggi

"Inilah yang dibutuhkan pasar. Data PDB menunjukkan bahwa ekonomi sedang melambat, tetapi hampir tidak cukup untuk menaikkan bendera merah," kata Art Hogan kepala strategi pasar National Securities di New York seperti dikutip Reuters.

Saham Starbucks yang menguat 8,9% ke rekor tertinggi juga mengangkat bursa Wall Street. Saham jaringan kopi terbesar dunia naik setelah membukukan pertumbuhan penjualan terbesar dalam tiga tahun terakhir.

Baca Juga: Bakal masuk indeks LQ45, saham CTRA, JPFA dan BTPS gagal bangkit

Sementara saham Alphabet Inc melonjak 9,6% setelah pendapatan iklan lebih tinggi dari perkiraan serta pertumbuhan di unit cloud, bisnis margin tinggi yang lebih condong untuk mendorong ekspansi.




TERBARU

Close [X]
×