kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Melihat bisnis Kalbe Farma (KLBH) di tengah pasar yang lesu akibat wabah corona


Minggu, 15 Maret 2020 / 19:33 WIB
Melihat bisnis Kalbe Farma (KLBH) di tengah pasar yang lesu akibat wabah corona
ILUSTRASI. Karyawan mendapat pelatihan di Kalbe Learning Center, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (6/2). Kalbe Learning Center bertujuan mengembangkan sumber daya yang kompeten dalam meningkatkan mutu dan menghasilkan produk obat yang berkualitas. KONTAN/Baihaki


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Sehingga, selama rentang waktu tersebut harga harga produk KLBF di pasaran tidak akan terganggu. Adapun setelahnya, KLBF berupaya siapkan backup stok bahan baku dari vendor lainnya.

Sementara itu, berdasar riset yang dirilis Samuel Sekuritas Indonesia, penyebaran COVID-19 diproyeksikan menggerus pendapatan KLBF antara Rp 100 miliar hingga Rp 200 miliar. "Bila hambatan ini masih berlangsung melewati Juni 2020," tulis Kepala Riset Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma  dalam risetnya. 

Baca Juga: Demi Perluas Jangkauan, Enseval Putera Megatrading (EPMT) Siapkan Capex Rp 200 Miliar

Faktor pemberatnya, kesulitan bahan baku karena penyebaran COVID-19 mengganggu operasional pabrik bahan baku di China. Kekhawatiran ini, lanjutnya, mendorong KLBF menambah stok bahan baku produksi yang didatangkan dari China dan India awal tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×