kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Mega Capital: IHSG bakal mentok di 6.000 tahun ini


Kamis, 10 Mei 2018 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Layar elektronik perdagangan saham Bursa Efek Indonesia


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terjepit berbagai sentimen di kuartal I-2018, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat bersandar di level 5.774 pada penutupan perdagangan Selasa (8/5). Sentimen pelemahan nilai tukar rupiah dan pertumbuhan ekonomi yang tak sesuai harapan, disinyalir sebagai faktor utama melemahnya indeks.

Analis Mega Capital Sekuritas Adrian M Priyatna pun merevisi target IHSG 2018 ke level yang lebih rendah yakni 6.000. Padahal di awal tahun, pihaknya masih optimistis IHSG bisa bergerak ke level 6.500-6.900.

"Secara fundamental, sebenarnya target kami berada di rentang 6.500-6.900. Namun, melihat dari kondisi pasar, secara teknikal kami menurunkan target IHSG hanya di kisaran 6.000," kata Adrian kepada Kontan.co.id, Rabu (9/5).

Menurut Adrian, potensi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) ditargetkan masih dua kali tahun ini. Di samping itu, rilis data ekonomi yang masih berada di kisaran 5%, membuat pasar cenderung wait and see, apalagi menjelang tahun politik. "Perang dagang yang diberlakukan AS juga akan memberatkan Indonesia," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×