kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.016   -33,00   -0,19%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Mayoritas saham pendatang baru LQ45 berguguran


Senin, 26 Februari 2018 / 19:34 WIB
ILUSTRASI. bursa saham; ihsg; bursa efek indonesia


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks LQ45 kedatangan empat saham baru sejak awal Februari tahun ini. Namun, sebulan berselang, kinerja mayoritas saham pendatang baru tersebut malah loyo. Padahal, sebelumnya, saham-saham tersebut terus reli.

PT Indika Energy Tbk (INDY) hingga penutupan perdagangan Senin (26/2) melemah 50 poin atau setara 1,17% ke level Rp 4.220 per saham. Sehingga, sejak awal Februari, saham INDY telah mengakumulasi penurunan sekitar 7% dari sebelumnya di level Rp 4.530 pada 25 Januari 2018. Tanggal ini merupakan tanggal rebalancing indeks LQ45 diumumkan.

Setali tiga uang, penurunan juga terjadi pada saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). Sejak tanggal pengumuman tersebut, saham TPIA turun 4% ke lebel Rp 6.200 per saham.

Saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bernasib serupa. Sahamnya telah turun 6% ke level Rp 464 per saham.

Hanya saham PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) yang terus menguat. Sejak tanggal pengumuman masuk indeks LQ45, saham TRAM telah naik lebih dari 30% ke level Rp 412 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×