kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

Mayoritas indeks acuan di Asia melaju terdongkrak sentimen Italia dan China


Rabu, 09 November 2011 / 14:10 WIB
Mayoritas indeks acuan di Asia melaju terdongkrak sentimen Italia dan China
ILUSTRASI. Calon penumpang mengantre untuk check in di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. ANTARA FOTO/Fauzan/foc.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Sebagian besar saham yang ditransaksikan di bursa Asia menanjak hari ini. Dengan demikian, ini merupakan kenaikan pertama untuk bursa Asia dalam tiga hari terakhir.

Pada pukul 15.39 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific naik 1,2% menjadi 120,58. Pada pekan lalu, indeks acuan di kawasan regional ini anjlok 3,6% setelah Yunani mengumumkan rencananya untuk menggelar referendum terkait bantuan penyelamatan Eropa.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang naik 1,2%, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,2%, dan indeks S&P/ASX 200 Australia naik 1,2%. Sedangkan indeks Hang Seng Hongkong naik 1,7% dan indeks Shanghai Composite China naik 0,3%.

Saham-saham yang pergerakannya mempengaruhi bursa Asia antara lain: Westpac Banking Corp naik 1,3% di Sydney dan BHP Billiton Ltd naik 1,5% di Sydney.

Lonjakan bursa Asia hari ini dipicu oleh sentimen positif dari Italia. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Italia menawarkan untuk mengundurkan diri setelah parlemen meloloskan kebijakan penghematan anggaran. Selain itu, kenaikan bursa Asia juga dipicu oleh tingkat inflasi China yang kian mereda.

"Pasar menyambut positif resolusi politik jangka pendek Italia. Sementara itu, tingkat inflasi yang kian moderat menandakan bank sentral Asia akan mengubah strategi yang lebih pro-pertumbuhan," jelas John Woods, chief Asian strategist Citigroup Inc.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×