kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Mayoritas bursa saham Asia Tenggara menguat berkat perjanjian dagang AS dan China


Jumat, 08 Mei 2020 / 12:06 WIB
ILUSTRASI. Logo?Bursa Malaysia


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Hal berbeda terjadi pada bursa saham Indonesia. Pasar saham melemah setelah pandemi virus corona tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Pada perdagangan sesi I, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,38%. 

"Itu terjadi karena kurangnya perlengkapan dan peralatan medis yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengujian virus corona. Selain itu, Menteri Keuangan sudah mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dibangun selama satu dekade terakhir bisa hancur," tambah Halley.

Baca Juga: Bursa Asia menghijau pada awal perdagangan Jumat (8/5), mengekor kenaikan Wall Street

Pada Kamis (7/5), Indonesia melaporkan ada 338 kasus virus corona baru dengan dengan jumlah meninggal capai 930. Jumlah ini adalah yang tertinggi di luar kawasan Asia Timur. 

Bursa  saham Filipina pun diperdagangkan di zona merah, sehari setelah melaporkan penurunan tak terduga pada pertumbuhan ekonomi kuartal I-2020. 

Saham Ayala Land dan Bank of Phillippine Islands masing-masing turun 2,1% dan 1,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×