kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Mayora (MYOR) Optimistis Tutup Tahun Lebih Baik, Begini Strateginya


Kamis, 30 Oktober 2025 / 21:47 WIB
Mayora (MYOR) Optimistis Tutup Tahun Lebih Baik, Begini Strateginya
ILUSTRASI. Pelanggan memilih produk makanan ringan di supermarket, Jakarta, Minggu (8/9/2024). PT Mayora Indah Tbk (MYOR) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun 2025.


Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun 2025.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Rabu (29/10/2025), Mayora mencatatkan penjualan sebesar Rp 27,15 triliun hingga kuartal III-2025, tumbuh 5,92% year on year (YoY) dibandingkan Rp 25,63 triliun pada periode yang sama tahun lalu. 

Manajemen menyebutkan, permintaan domestik menjadi pendorong utama kinerja tahun ini. Penjualan dalam negeri naik menjadi Rp 16,06 triliun dari Rp 14,97 triliun, sementara penjualan ekspor meningkat menjadi Rp 11,1 triliun dari Rp 10,67 triliun.

Baca Juga: Dibayangi Melemahnya Daya Beli, Simak Rekomendasi Saham Mayora Indah (MYOR)

“Kinerja penjualan Mayora masih menunjukkan tren positif, khususnya untuk permintaan domestik dan di kategori packaged foods,” ujar manajemen Mayora kepada Kontan, Rabu (29/10/2025). 

Adapun segmen makanan olahan dalam kemasan menyumbang penjualan sebesar Rp 16,63 triliun, sedangkan minuman olahan dalam kemasan mencapai Rp 13,21 triliun.

Menurut manajemen, memasuki kuartal IV tahun ini daya beli masyarakat mulai pulih secara bertahap, seiring dengan inflasi yang lebih terkendali dan meningkatnya aktivitas ekonomi.

 

Untuk menghadapi sisa tahun, Mayora fokus pada strategi peningkatan margin keuntungan, inovasi dan peluncuran produk baru, serta penguatan visibilitas dan ketersediaan produk di pasar. 

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi merek sekaligus menjaga momentum pertumbuhan hingga tutup tahun.

Baca Juga: Cermati Strategi Mayora Indah (MYOR) Genjot Kinerja di 2025, Bagaimana Prospeknya?

Meski demikian, perusahaan tetap mewaspadai fluktuasi harga komoditas global, terutama kopi yang menjadi salah satu bahan baku utama.

Adapun hingga kuartal III-2025, laba bersih Mayora tercatat Rp 1,88 triliun, turun 8,23% YoY dibandingkan Rp 2,01 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan laba bersih tersebut dipengaruhi oleh kenaikan beban pokok penjualan, seiring meningkatnya harga sejumlah bahan baku seperti kopi. Kondisi ini menekan margin kotor perusahaan, meskipun penjualan masih tumbuh positif.

Kendati demikian, manajemen Mayora tetap optimistis kinerja 2025 akan lebih baik dibandingkan tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×