kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.694   9,00   0,05%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Matahari Department Store (LPPF) catat kerugian Rp 93,95 miliar sepanjang kuartal I


Rabu, 01 Juli 2020 / 12:18 WIB
ILUSTRASI. Suasana di Matahari Departemen Store (LPPF). KONTAN/Baihaki/26/1/2015


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

Penurunan pada laba kotor ini menyebabkan LPPF mencatatkan rugi operasional berjalan hingga Rp 35,32 miliar. Padahal pada periode yang sama tahun sebelumnya, LPPF mengantongi laba operasional hingga Rp 184,02 miliar.

Kerugian operasional ini juga disebabkan oleh kerugian lain-lain yang membengkak menjadi Rp 5,71 miliar dari sebelumnya Rp 372 juta. Padahal, dari sisi beban usaha sudah ditekan hingga 6,3% YoY menjadi Rp 947,39 miliar.

Baca Juga: Matahari Department Store (LPPF) membuka kembali 141 gerai

Kerugian operasional ini akhirnya mengikis bottom line LPPF. Di kuartal I 2020, rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 93,95 miliar. Padahal di kuartal I 2019, LPPF mampu mencatatkan laba hingga Rp 142,51 miliar.

Untuk total aset yang dimiliki LPPF hingga kuartal I 2020 adalah Rp 9,22 triliun, naik dibanding akhir tahun 2019 yang tercata Rp 4,83 triliun. Total liabilitasnya meningkat drastis hingga 155,66% kuartal on kuartal (QoQ) menjadi Rp 7,9 triliun.

Liabilitas LPPF meningkat signifikan salah satunya dipicu pembengkakan pinjaman bank hingga Rp 1,62 triliun yang pada kuartal I 2018 akun ini tidak tercatat. Di sisi lain, total ekuitas LPPF  terkoreksi hingga 24,57% QoQ menjadi Rp 1,32 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×