kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Mata uang regional terdongkrak setelah China menaikkan suku bunga acuan


Rabu, 06 April 2011 / 13:50 WIB
ILUSTRASI. M6L Raw Lacquer - Battery lighting & Extended seatpost


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SEOUL. Mata uang Asia menguat. Keperkasaan mata uang regional dipimpin oleh won Korea Selatan dan peso Filipina. Pasar berspekulasi, bank sentral di kawasan regional akan mengikuti langkah China yang secara tidak terduga menaikkan suku bunga untuk menangkal inflasi.

"Negara-negara di Asia menghadapi isu yang sama. Ini yang mendorong penguatan mata uang Asia," jelas Saktiandi Supaat, head of foreign-exchange research Malayan Banking Bhd yang berbasis di Singapura.

Pada pukul 12.04 waktu Seoul, won menguat 0,5% menjadi 1.058,25 per dollar. Sementara, peso menguat 0,4% menjadi 43,185 per dollar. Sepanjang bulan ini, won sudah menguat 1% seiring aksi beli investor atas saham di perusahaan Korea Selatan selama 15 hari berturut-turut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×