kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.013,51   -2,48   -0.24%
  • EMAS932.000 0,22%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Masih Punya Prospek Menarik, Saham Bank Digital Ini Bisa Dilirik


Jumat, 23 September 2022 / 06:35 WIB
Masih Punya Prospek Menarik, Saham Bank Digital Ini Bisa Dilirik


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan saham bank digital masih belum bisa keluar dari tekanan sejak awal tahun hingga kini. Namun kinerja dan prospek emiten bank digital dinilai masih menarik. 

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Johan Trihartoro mencermati, prospek bank digital masih menjanjikan sejalan dengan aktivitas masyarakat di era digitalisasi. 

“Kerja sama dengan e-commerce dan juga menopang efisiensi perbankan sehingga akan menopang fee based income,” kata Johan kepada Kontan.co.id, Kamis (22/9). 

Baca Juga: Makin Banyak Bank Asal Thailand yang Masuk Bisnis Bank di Indonesia

Dia menjagokan saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) dengan pertimbangan kinerja keuangan yang sudah berhasil membalikkan rugi menjadi untung. Ditambah, pergerakan sahamnya cenderung likuid dan sudah masuk ke sejumlah indeks. 

Meski ditekan sentimen negatif, baik dari tren kenaikan suku bunga dan inflasi, Johan meyakini ARTO punya potensi valuasi yang menarik di masa mendatang. Pilarmas Investindo Sekuritas memasang target harga ARTO di area Rp 9.850 per saham–Rp 10.000 per saham.

Sementara, Analis Sucor Sekuritas Edward Lowis merekomendasikan beli untuk PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dengan target harga Rp 3.200 per saham. Hal ini sejalan dengan kemampuan Bank Neo Commerce ini untuk menyalurkan kredit digital dengan terus menjaga aset. 

“Di sisi lain, secara valuasi BBYB masih jauh di bawah bank digital lain,” ujar Edward. 

Baca Juga: Meski Sahamnya Tertekan, Sejumlah Emiten Bank Digital Masih Berpotensi Bertumbuh

Berdasarkan hitungannya, valuasi BBYB saat ini berada di sekitar 4 kali price to book value (PBV) dan berpotensi turun menjadi 2 kali setelah rights issue. Sedangkan peers bank digital lain memiliki PBV di atas 10 kali–15 kali.

Analis Kanaka Hita Solvera Raditya Pradana secara teknikal beberapa saham bank digital seperti ARTO, BBYB, dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) berpotensi rebound karena sudah berada di akhir penurunan. 

Adapun Kanaka Hita Solvera rekomendasi beli pada ARTO dengan target harga Rp 9.175 per saham. Dia juga menyarankan beli pada BBYB di target harga Rp 1.290 per saham dan BBHI pada target harga Rp 2.900 per saham.

Selanjutnya: Kata Ekonom CELIOS Soal Tambahan PMN Garuda Indonesia Rp 7,5 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×