kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Masih bertenaga, rupiah berpeluang menguat


Jumat, 22 Januari 2016 / 06:46 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali bertenaga di tengah optimisme ekonomi dalam negeri. Di pasar spot Kamis (21/1), rupiah versus dollar Amerika Serikat (AS) menguat 0,41% ke 13.906 dibandingkan sehari sebelumnya. Namun, kurs tengah rupiah di Bank Indonesia (BI) melemah tipis 0,002% ke 13.899.

Putu Agus Pransuamitra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, mengatakan, rupiah bergerak sideways. Penguatan kali ini didorong data negatif AS. Data consumer price index (CPI) AS bulan Desember 2015 minus atau deflasi 0,1%.

Angka ini lebih rendah dibanding bulan sebelumnya, 0,0%. Sementara inflasi inti hanya 0,1%, turun dari proyeksi dan angka sebelumnya 0,2%. Dari internal, keputusan BI memangkas suku bunga 25 bps mendapat respons positif pelaku pasar.

Rupiah juga bertenaga di tengah optimisme percepatan pertumbuhan ekonomi domestik.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menambahkan, investor menunggu sejumlah data ekonomi Indonesia awal bulan depan serta kelanjutan paket kebijakan ekonomi jilid IX.

Jika data klaim pengangguran AS Kamis malam (21/1) berada di atas proyeksi, David memperkirakan, rupiah akan melanjutkan penguatan di 13.850-13.950. Putu menduga rupiah menguat di rentang 13.800-13.960.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×