kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Mansek: Konsolidasi, kenaikan IHSG akan terbatas


Rabu, 10 September 2014 / 08:03 WIB
Mansek: Konsolidasi, kenaikan IHSG akan terbatas
ILUSTRASI. Pelaku usaha di sektor PLTS mengalami kesulitan karena kebijakan yang tidak mendukung. KONTAN/Baihaki/


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini (10/9) diperkirakan bergerak variasi serta berpeluang menguat. Namun, Mandiri Sekuritas memperkirakan, kenaikan indeks akan terbatas. 

Indeks akan bergerak di kisaran 5.179 - 5.233. Menurut analisa Mansek, kemarin IHSG diperdagangkan di atas exponential moving average (EMA) 200 hari. Indeks bergerak melemah dan menutup gap sebelumnya di 5.224. "Indeks masih fase konsolidasi dan bergerak tertahan di area resistance 5.226-5.300. 

Beberapa faktor yang diperhatikan pasar antara lain, kekhawatiran pasar regional, Federal Reserve akan menaikkan bunga acuan Amerika Serikat (AS) lebih cepat dari perkiraan. 

Dari dalam negeri, rencana Bank Indonesia mengatur utang luar negeri dengan memberlakukan aturan rasio utang atau liabilitas terhadap aset dalam bentuk valuta asing. Ini merupakan salah satu antisipasi menghadapi kebijakan kenaikan bunga AS yang dapat menimbulkan risiko pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan suku bunga. 

Beberapa rekomendasi saham Mansek hari ini adalah. 

- ADRO, speculative buy, dengan target harga Rp 1.600, stoploss di Rp 1.330 per saham.

- MNCN, buy on weakness, dengan target Rp 2.895, dan stoploss Rp 2.625. 

- BJBR, buy on weakness, target Rp 900, stoploss Rp 830. 

- SMRA, buy on weakness, dengan target harga Rp 1.340 per saham, dan stoploss Rp 1.200. 

- ICBP, rekomendasi sell, dengan target harga Rp 10.600 per saham

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×