kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Manggung Polahraya (MANG) Targetkan Penjualan Rp 180 Miliar di Tahun Ini


Minggu, 25 Februari 2024 / 09:08 WIB
Manggung Polahraya (MANG) Targetkan Penjualan Rp 180 Miliar di Tahun Ini
ILUSTRASI. Manggung Polahraya menargetkan pendapatan bisa mencapai sekitar Rp 180 miliar dengan target laba sebesar Rp 15 miliar-Rp 20 miliar.


Reporter: Nadya Zahira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah menjadi perusahaan terbuka, PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) tancap gas mengembangkan bisnis. MANG akan tetap fokus di bidang usaha utama jasa konstruksi dengan upaya diversifikasi sektor pendapatan dari segmen perhotelan, fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, dan fasilitas olahraga seperti lapangan olahraga.

Direktur Manggung Polahraya (MANG) Lie Kurniawan mengatakan, pihaknya akan terus fokus di bidang jasa konstruksi. Manggung Polahraya juga siap untuk ikut berpartisipasi membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara jika sewaktu-waktu mendapatkan tawaran proyek kerja sama dari pemerintah. 

"Saat ini kami belum mendapatkan proyek di IKN, tapi kami siap jika ada tawaran untuk ikut berpartisipasi dalam membangun iKN," ujar Kurniawan kepada Kontan.co.id, Jumat (23/2).

Manggung Polahraya menargetkan pendapatan bisa mencapai sekitar Rp 180 miliar dengan target laba sebesar Rp 15 miliar-Rp 20 miliar. 

Baca Juga: Manggung Polahraya (MANG) Alokasikan Belanja Modal Sebesar Rp 10 Miliar di 2024

Untuk dapat mencapai target tersebut, selain mengikuti lebih banyak lelang proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN/APBD) MANG juga telah memperluas jenis proyek swasta yang ditargetkan, seperti pembangunan rumah sakit, hotel dan fasilitas rekreasi atau swasta. 

Kurniawan mengatakan, Manggung Polahraya mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp 10 miliar di tahun 2024. Dia menyebutkan bahwa sebagian besar capex akan digunakan sebagai modal untuk pembelian alat-alat berat atau armada pengangkut aspal dan beton.

Kurniawan mengungkapkan, bahwa pihaknya berencana untuk membangun pabrik baru pada tahun 2025. Saat ini MANG masih menimbang lokasi pabrik.

Baca Juga: Agresif Mengejar Target Proyek, Intip Profil Emiten Manggung Polahraya (MANG)

"Sedangkan untuk biaya pembangunan pabrik barunya, kami juga belum mengetahui karena nantinya tergantung besaran kapasitas yang dibutuhkan untuk melayani daerah tersebut," imbuh dia. 

Jika MANG sudah mantap mendapatkan lokasi yang prospektif untuk pembangunan pabrik, estimasi anggarannya yaitu sekitar Rp 10 miliar-Rp 15 miliar. 

MANG saat ini baru memiliki satu pabrik untuk memproduksi beton ready mix berbagai tingkatan mutu dan pabrik aspal untuk memproduksi aspal hot mix. Jangkauan pemasaran mencakup beberapa kabupaten di sekitar Bandar Lampung. Pabrik tersebut berlokasi di Lampung Selatan yang sudah didirikan sejak tahun 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×