kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Harga Batubara Melesat: Peluang Cuan Investor di Tengah Transisi Energi?


Jumat, 27 Februari 2026 / 16:41 WIB
Harga Batubara Melesat: Peluang Cuan Investor di Tengah Transisi Energi?
ILUSTRASI. Bongkar Muat Batubara (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga batubara naik di atas US$ 119 per ton pada akhir Februari. Harga batubara mencapai level tertinggi sejak Desember 2024, karena ekspektasi akan permintaan global yang lebih besar daripada transisi yang sedang berlangsung menuju sumber energi yang lebih bersih. 

Seperti dkutip Trading economics, Jumat (27/2), China, produsen dan konsumen batubara terbesar di dunia, terus menambah kapasitas pembangkit listrik tenaga batu barabaru, karena Beijing memprioritaskan keamanan energi dan keandalan jaringan listrik. 

Investor juga menunggu sinyal dari pertemuan parlemen China yang akan datang untuk panduan permintaan lebih lanjut. Pertemuan tahunan "Dua Sesi" akan berlangsung dari 4 Maret hingga sekitar 11 Maret. Dari situ pihak berwenang diharapkan akan merilis Rencana Lima Tahun ke-15 yang menguraikan tujuan kebijakan untuk tahun 2026-2030. 

Di AS, Presiden Donald Trump telah berupaya untuk memperkuat sektor pembangkit listrik tenaga batubara yang sedang kesulitan, mengalokasikan dana federal sebesar US$ 175 juta untuk memodernisasi enam pembangkit. Trump mengarahkan Departemen Pertahanan AS untuk membeli listrik dari fasilitas tambahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×