kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Loyo, rupiah ditutup melemah 0,60% ke Rp 14.155 per dolar AS pada hari ini (19/11)


Kamis, 19 November 2020 / 15:06 WIB
Loyo, rupiah ditutup melemah 0,60% ke Rp 14.155 per dolar AS pada hari ini (19/11)
ILUSTRASI. Rupiah ditutup melemah


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot masih tak mampu keluar dari tekanan hingga akhi perdagangan hari ini. Kamis (19/11), rupiah spot ditutup di level Rp 14.155 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,60% dibandingkan penutupan Rabu (18/11) di Rp 14.070 per dolar AS. Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang pangkas suku bunga BI 7 Day Reserve Repo Rate (BI7-DRRR) 24 basis poin ke level 3,75% juga tak mampu mendorong rupiah untuk berada di zona positif. 

Hingga pukul 15.00 WIB, hampir semua mata uang di kawasan melemah. Hanya dolar Hong Kong yang terlihat menguat 0,003% terhadap the greenback.

Baca Juga: Pemerintah menjual SUN Rp 27 triliun ke BI untuk burden sharing, Kamis (19/11)

Sementara itu, won Korea menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 1,01%. Disusul, baht Thailand yang terkikis 0,27% dan yuan China yang melemah 0,24% terhadap dolar AS.

Berikutnya ada ringgit Malaysia yang koreksi 0,18% serta peso Filipina yang ambles 0,17%. Kemudian dolar Singapura dan rupee India terdepresiasi, masing-masing 0,16% dan 0,13% jelang sore ini.

Diikuti, dolar Taiwan yang turun 0,06%. Sedangkan yen Jepang terlihat stabil dengan kecenderungan melemah tipis. 

Selanjutnya: Bank Indonesia pangkas suku bunga acuan 25 basis poin ke level 3,75%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×