kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Logindo targetkan utilisasi kapal naik menjadi 65%


Senin, 09 April 2018 / 15:45 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan Perkapalan PT Logindo Samudramakmur


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) optimistis tahun ini bisa meningkatkan utilisasi kapal. Perusahaan memperkirakan tren kenaikan harga minyak berpeluang mendongkrak utilisasi kapal.

"Tadinya di bawah 50%, tahun ini target paling tidak utilisasinya 65%," kata Eddy Kurniawan Logam, Direktur Utama LEAD, Senin (9/4).

Menurutnya, tahun lalu, sudah ada perbaikan dari segi utilisasi kapal. Perusahaan juga bisa menekan rugi menjadi US$ 20 juta pada 2017.

Meski demikian, perusahaan masih belum yakin tahun ini bisa mencatatkan keuntungan. Pasalnya, dalam tahun-tahun terakhir ini, biaya sewa kapal masih turun hingga 50%. Jadi, meski utilisasi meningkat, perusahaan belum yakin bisa mencatatkan laba pada 2018. "Yang jelas kami berusaha mengurangi kerugian," kata Eddy.

Logindo juga berharap bisa mencatatkan kenaikan pendapatan hinggga 10% pada tahun ini. Hal ini seiring dengan strategi peninngkatan utilistas perusahaan perkapalan ini.

Sebagai informasi, tahun lalu, LEAD mencatatkan pendapatan sebesar US$ 27,01 juta. Pendapatan perusahaan turun 16,9% dibandingkan  tahun 2016 yang sebesar US$ 32,5 juta. Pendapatan yang berasal dari jasa sewa kapal menyumbang US$ 25,3 juta, sementara jasa pelayaran lainnya mencatatkan kontribusi sebesar US$ 1,67 juta.

Namun, beban pokok pendapatan menjadi beban terbesar yaitu mencapai sebesar US$ 28,01 juta. Jumlah beban pokok ini bahkan lebih besar dibandingkan dengan pendapatan perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×