kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Lewat tengah hari rupiah masih melemah tipis ke Rp 13.722 per dolar AS


Rabu, 05 Februari 2020 / 13:34 WIB
ILUSTRASI. Rupiah kembali melemah tipis


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan nilai tukar rupiah masih dalam tren penurunan. Rabu (5/2) pukul 13.30 WIB, rupiah spot berada di level Rp 13.722 per dolar Amerika Serikat.

Posisi ini melemah tipis 0,05% dari penutupan pada Selasa (4/2) di Rp 13.715 per dolar AS.

Pergerakan kurs rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan. Dolar Singapura pun menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam atas the greenback setelah turun 0,81%.

Kemudian, baht Thailand dan ringgit Malaysia juga koreksi masing-masing 0,50% dan 0,33%. Diikuti, won Korea yang turun 0,32%.

Baca Juga: PDB Indonesia tumbuh 5,02% sepanjang tahun 2019 lalu

Peso Filipina dan yuan China turut terdepresiasi masing-masing 0,20% dan 0,07%. Dolar Hong Kong pun masih berada di zona merah setelah melemah tipis 0,01%.

Sementara itu, dolar Taiwan berhasil menjadi mata uang dengan penguatan tertinggi setelah naik 0,29%. Di susul yen Jepang dan rupee India yang masing-masing terapresiasi 0,08% dan 0,01%.

Selain terseret kekhawatiran virus corona yang kembali muncul, rupiah paling tidak mendapat tenaga dari data pertumbuhan ekonomi 2019 yang masih berada di level 5%.

Badan Pusat Statistik merilis, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun lalu tumbuh 5,02%. Angka ini memang sedikit di bawah proyeksi analis. Survei Bloomberg sebelumnya memprediksi, ekonomi Indonesia di 2019 bisa mencapai 5,04%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×