kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.485   -45,00   -0,26%
  • IDX 6.726   -132,69   -1,93%
  • KOMPAS100 895   -21,14   -2,31%
  • LQ45 658   -11,39   -1,70%
  • ISSI 243   -4,74   -1,91%
  • IDX30 372   -5,17   -1,37%
  • IDXHIDIV20 456   -5,80   -1,26%
  • IDX80 102   -2,01   -1,93%
  • IDXV30 130   -1,78   -1,35%
  • IDXQ30 119   -1,29   -1,07%

Lesu, Rupiah Jisdor Melemah ke Rp 15.731 Per Dolar AS Pada Hari Ini (18/10)


Rabu, 18 Oktober 2023 / 15:41 WIB
Lesu, Rupiah Jisdor Melemah ke Rp 15.731 Per Dolar AS Pada Hari Ini (18/10)
ILUSTRASI. rupiah Jisdor melemah 0,08% ke Rp 15.731 per dolar AS pada Rabu (18/10)


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) masih dalam tren pelemahan pada hari ini. Rabu (18/10), rupiah Jisdor berada di level Rp 15.731 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah Jisdor melemah 0,08% dibanding hari sebelumnya yang berada di Rp 15.718 per dolar AS. Sejalan, rupiah spot juga ditutup melemah 0,09% ke Rp 15.730 per dolar AS.

 Hingga pukul 15.00 WIB, sebagian besar mata uang di kawasan menguat. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah ditutup naik 0,29%.

Selanjutnya, peso Filipina yang ditutup terkerek 0,07% dan yuan China yang terangkat 0,06%. Disusul, yen Jepang yang menanjak 0,06%.

Baca Juga: Koreksi Lagi, Rupiah Spot Ditutup Melemah ke Rp 15.730 Per Dolar AS Pada Rabu (18/10)

Berikutnya, dolar Taiwan yang ditutup terapresiasi 0,03% dan baht Thailand yang naik 0,02%. Lalu ada rupee India yang menguat tipis 0,003%.

Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah koreksi 0,12% pada sore ini.

Kemudian, dolar Hongkong terlihat turun 0,05% dan dolar Singapura yang melemah tipis 0,01% terhadap the greenback.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×