kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.044   -44,00   -0,24%
  • IDX 6.064   22,49   0,37%
  • KOMPAS100 797   6,39   0,81%
  • LQ45 605   5,04   0,84%
  • ISSI 210   -0,12   -0,05%
  • IDX30 341   2,35   0,69%
  • IDXHIDIV20 425   2,65   0,63%
  • IDX80 91   0,78   0,87%
  • IDXV30 116   0,84   0,73%
  • IDXQ30 110   0,76   0,70%

Lepas Mitrabahtera Segara, Indika Energy (INDY) akan fokus diversifikasi bisnis


Selasa, 10 Agustus 2021 / 10:57 WIB
ILUSTRASI. PT Indika Energy Tbk (INDY)


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Yudho Winarto

Head of Corporate Communication Indika Energy Ricky Fernando mengatakan, divestasi ini tidak terlepas dari strategi bisnis INDY ke depan, dimana INDY memiliki target minimum 50% pendapatan berasal dari sektor non-batubara.

Salah satu pencapaian target tersebut yakni dengan mengurangi eksposur batubara serta mengevaluasi portofolio aset batubara yang dimiliki saat ini.

Dus, divestasi ini menjadikan INDY semakin ekspansi untuk mendiversifikasi usahanya ke sektor non batubara. Ricky melanjutkan, Pengembangan diversifikasi bisnis Indika Energy akan berfokus pada sektor yang berhubungan dengan kompetensi yang INDY miliki.

“Ini termasuk pertambangan emas, serta energi baru dan terbarukan,”terang Ricky kepada Kontan.co.id, Senin (9/8).

Di segmen tambang emas, INDY telah menandatangani scheme implementation deed untuk mengambil alih Nusantara Resources Limited (NUS) pada akhir Juni 2021 silam. Nusantara Resources merupakan perusahaan  yang mengelola tambang emas Awak Mas di Luwu, Sulawesi Selatan.

Penandatanganan scheme implementation deed merupakan perjanjian dalam pengambilalihan saham NUS yang diharapkan akan selesai pada bulan September 2021. Setelah transaksi ini, Indika Energy akan memiliki 100% saham NUS

Perjanjian ini dilakukan dengan mekanisme scheme of arrangement. Indika Energy akan membayar AU$ 0,35 per saham untuk 168.041.107 saham yang belum dimiliki oleh INDY, dengan total transaksi mencapai AU$ 58,8 juta atau ekuivalen dengan US$ 45,3 juta untuk sekitar 72% saham di Nusantara.

Selain emas, terdapat sejumlah inisiatif di segmen non-batubara yang telah dilakukan Indika Energy, termasuk di bidang teknologi digital serta energi baru dan terbarukan, khususnya tenaga surya.  Diversifikasi bisnis yang dilakukan juga terdapat di segmen kendaraan listrik dan pengembangan biomassa.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×