kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Laporkan kinerja kuartal III-2020, sektor konstruksi punya PER paling tinggi


Minggu, 01 November 2020 / 12:48 WIB
ILUSTRASI. Sebanyak 19 emiten anggota LQ45 telah melaporkan kinerja keuangan di kuartal III-2020.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebanyak 19 emiten anggota LQ45 telah melaporkan kinerja keuangan di kuartal III-2020. Berkaca pada realisasi kinerja keuangan tersebut serta berdasarkan data RTI, pada penutupan perdagangan Selasa (27/10), emiten dengan price to earning ratio (PER) terendah adalah saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) yaitu 2,86 kali mencerminkan harga Rp 204.

Disusul oleh saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dengan PER 9,86 kali mencerminkan harga Rp 1.390.  Adapun harga saham SRIL tercatat mengalami pelemahan 21,54% sejak awal tahun (ytd) hingga penutupan perdagangan Selasa (27/10), sedangkan harga BBTN turun 34,43% ytd. 

Sementara itu PER dengan nilai tertinggi adalah saham di bidang konstruksi, yaitu PT PP Tbk (PTPP) dengan PER 161,36 kali mencerminkan harga Rp 915. Kemudian PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dengan PER 161,51 kali mencerminkan harga Rp 1.205.

Baca Juga: Saham INCO dan TLKM paling banyak dijual asing pada Oktober, ini daftar lengkapnya

Harga saham PTPP tercatat telah mengalami pelemahan 42,27% ytd dan saham WIKA turun 39,45% ytd. 

Berikut daftar PER saham anggota LQ45 per Selasa (27/10):

  1. AKR Corporindo (AKRA) 12,13
  2. Aneka Tambang (ANTM) 22,75
  3. Astra International (ASII)  11,73
  4. Bank Central Asia (BBCA)  29,16
  5. Bank Negara Indonesia (BBNI)  15,35
  6. Bank Tabungan Negara (BBTN)  9,86
  7. Bank Mandiri (BMRI)  14,41
  8. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) 31,54
  9. Gudang Garam (GGRM) 10,47
  10. PT PP (PTPP) 161,36
  11. Sri Rejeki Isman (SRIL) 2,86
  12. Tower Bersama Infrastructure (TBIG) 34,1
  13. United Tractors (UNTR)  11,07
  14. Unilever Indonesia (UNVR) 41,17
  15. Wijaya Karya (WIKA) 161,51
  16. Vale Indonesia (INCO) 26,54
  17. Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) 36,59
  18. Kalbe Farma (KLBF) 26,44
  19. Surya Citra Media (SCMA) 18,13

Baca Juga: Laba tiga emiten konstruksi BUMN terjun lebih dari 94%, simak rekomendasi sahamnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×