kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Laju rupiah bakal tergantung outlook The Fed


Rabu, 14 Juni 2017 / 20:14 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Rupiah mencatat penguatan sebelum pengumuman suku bunga The Fed. Laju rupiah diprediksi berbalik arah jika The Fed memberi pernyataan bernada hawkish.

Di pasar spot, Rabu (14/6) nilai tukar rupiah menguat 0,11% di Rp 13.277 per dollar AS dibanding sehari sebelumnya. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah menguat 0,06% di Rp 13.286.

Nurdiyanto, Analis Riset Treasury PT Bank Negara Indonesia (BNI) menjelaskan, ada beberapa sentimen yang masih dinanti rupiah.

Dari sisi eksternal, The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada Kamis (15/6). Pelaku pasar akan mencermati outlook kebijakan The Fed selanjutnya. Jika The Fed melontarkan pernyataan bernada hawkish, maka rupiah kemungkinan terkoreksi.

Sedangkan dari sisi internal, pelaku pasar menanti pengumuman suku bunga acuan BI serta angka neraca perdagangan Mei.

Nurdiyanto memperkirakan neraca perdagangan masih akan mencatat angka surplus meski lebih rendah dibanding bulan sebelumnya. Sementara suku bunga acuan BI diprediksi bertahan di level 4,75%.

"Dengan suku bunga acuan saat ini, diharapkan imbal hasil obligasi pemerintah masih positif dan bisa menjaga rupiah," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×