kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Laju batubara belum terbendung


Selasa, 02 Agustus 2016 / 19:42 WIB
Laju batubara belum terbendung


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Tren Kenaikan harga batubara masih belum juga berakhir. Meski sempat tergelincir di akhir pekan, kini harga menanjak lagi. Menduga pergerakan ke depannya analis masih belum optimis tren bullish akan terjaga.

Mengutip Bloomberg, Senin (1/8) harga batubara kontrak pengiriman September 2016 naik 0,58% di level US$ 68,20 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Bahkan dalam sepekan terakhir harga batubara sudah berhasil melesat 4,84%.

Wahyu Tri Wibowo, Analis Central Capital Futures mengatakan memang terjadi peningkatan transaksi perdagangan batubara. Hal ini ditunjukkan pada volume kontrak transaksi di CME Group Exchange sepanjang Juni 2016 naik 147,7% menjadi 3.926 kontrak dibanding bulan sebelumnya.

Tidak hanya dukungan dari laporan terbaru Energy Information Administration yang mengatakan ekspor batubara Australia bisa naik 37% hingga tahun 2040 nanti pun ditangkap sebagai sinyal kembali menggeliatnya pasar batubara.

"Setelah di akhir tahun lalu pasar batubara seolah kehilangan tenaga, sekarang produsen kembali memiliki harapan dengan naiknya harga beberapa waktu terakhir," jelas Wahyu.

Salah satu tujuan dari ekspor batubara Australia nantinya adalah Asia Tenggara. Karena EIA menduga pembangkit listrik berbahan batubara di kawasan Asia Tenggara akan naik dari sekitar 30% menjadi total 50% dalam periode waktu hingga 2040 nanti.

Tentunya dibutuhkan pasokan yang besar untuk mengimbangi tingginya permintaan dari pembangkit-pembangkit tersebut. "Jadi memang saat ini harga batubara sedang recovery," ujar Wahyu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×