kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Lagi-lagi, isu Eropa membabat harga CPO


Rabu, 13 Juni 2012 / 12:49 WIB
ILUSTRASI. Saat IHSG menguat, saham-saham ini paling banyak dijual asing dalam sepekan


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

KUALA LUMPUR. Lagi-lagi, isu krisis Eropa memangkas harga minyak sawit alias crude palm oil (CPO). Ini merupakan hari kedua, harga minyak nabati ini terbabat.

Kontrak CPO untuk pengiriman Agustus di Malaysia Derivatives Exchange terpapas 0,4% ke level RM 2.953 atau setara US$ 928 per metrik ton, sebelum mengakhir sesi pagi di RM 2.962 per metrik ton.

Permintaan komoditas surut, lantaran investor cemas krisis di Eropa akan memburuk. Spekulasi itu muncul jelang pemilu di YUnani pada 17 Juni mendatang. Sementara itu, Fitch Ratings melihat risiko signifikannya arus keluar modal dari kawasan euro di masa mendatang.

"Pasar tampaknya hanya menunggu pemilihan Yunani dan pasar Eropa stabil. Pembeli menjadi sangat berhati-hati," kata Vijay Mehta, direktur Commodity Links Pte.

Di sisi lain, Intertek melaporkan, ekspor Malaysia tercatat turun 6,6% menjadi 420.592 ton dalam 10 hari pertama di bulan Juni, dibanding periode yang sama bulan lalu.

Donny Khor, senior vice president for futures and options di OSK Holdings Bhd. menyebut, pasar masih membutuhkan angka ekspor yang lebih bagus untuk bisa menembus level RM 3.000. "Jika data ekspor meningkat, pelaku pasar mungkin akan melupakan sejenak isu Eropa," ulasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×