kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Laba semester I turun, ini rekomendasi analis untuk saham NIPS


Jumat, 07 September 2018 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. Produk Nipress


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nipress Tbk (NIPS) membukukan pendapatan Rp 537,55 miliar pada semester I-2018, naik tipis 0,71% jika dibandingkan dengan semester pertama tahun lalu Rp 533,75 miliar. 

Dari keterbukaan informasi di BEI yang dilansir pada Kamis (6/9), kenaikan pendapatan bersih terlihat dari penjualan aki motor yang naik 1,69% menjadi Rp 76,63 miliar dari Rp 75,36 miliar di tahun sebelumnya. Penjualan aki mobil naik tipis 0,70% atau senilai Rp 314,62 miliar. Kenaikan aki industri juga meningkat 0,21% menjadi Rp 146,30 miliar.

Namun, laba periode berjalan NIPS justru menurun 35,09% menjadi Rp 24,80 miliar dari Rp 38,21 miliar pada tahun sebelumnya.

Menanggapi kinerja NIPS ini, Senior Analyst Research Division Anugerah Sekuritas Indonesia Bertoni Rio mengungkapkan prospek penjualan aki relatif stabil walaupun masih cetak laba tipis dan net magin-nya tipis.

"Jika dilihat sifat produk yang dijual merupakan barang tahan lama. Suplai barang cukup tinggi dibandingan permintannya. Namun saham emiten ini tidak terlalu likuid dan tidak menarik untuk trading harian. Jadi investasi ini untuk jangka panjang," kata Bertoni kepada Kontan.co.id, Jumat (7/9).

Bertoni menyarankan investor membeli saham NIPS di akhir tahun dengan target harga Rp 362.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×