kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.012   38,00   0,22%
  • IDX 7.035   -101,91   -1,43%
  • KOMPAS100 971   -17,62   -1,78%
  • LQ45 716   -12,50   -1,72%
  • ISSI 245   -4,12   -1,65%
  • IDX30 388   -4,06   -1,04%
  • IDXHIDIV20 484   -2,58   -0,53%
  • IDX80 109   -2,16   -1,94%
  • IDXV30 132   0,27   0,20%
  • IDXQ30 126   -0,92   -0,73%

Laba Emiten Aguan, Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Naik 47,52% di 2025


Senin, 16 Maret 2026 / 13:02 WIB
Laba Emiten Aguan, Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Naik 47,52% di 2025
ILUSTRASI. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) cetak kenaikan laba


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) sukses cetak kinerja moncer dengan cetak kenaikan laba bersih sepanjang tahun 2025.

Emiten properti milik Sugianto Kusuma alias Aguan itu membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih sebesar Rp 1,36 triliun di tahun 2025. Ini naik 47,52% dari Rp 924 miliar pada 2024.

Pendorong awal kinerja CBDK tahun lalu berasal dari kenaikan pendapatan neto sebesar 11,32% year on year (YoY) menjadi Rp 2,50 triliun di tahun 2025.

Baca Juga: Rupiah Tembus ke Rp 17.000 per Dolar AS d Tengah Hari Ini (16/3)

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo menyampaikan, kinerja tersebut turut diikuti oleh peningkatan profitabilitas yang kuat, dengan margin laba kotor mencapai 66% dan margin laba bersih meningkat menjadi 54%. Hal tersebut mencerminkan kualitas pendapatan yang semakin solid. 

“Pencapaian tersebut didukung oleh komposisi produk yang semakin optimal serta kemampuan CBDK dalam memonetisasi portofolio aset dan pengembangan kawasan, seiring meningkatnya kontribusi produk dengan margin tinggi di kawasan PIK2, khususnya di distrik bisnis CBD PIK2,” katanya dalam keterbukaan informasi tanggal 13 Maret 2026.

Produk yang diserahterimakan kepada konsumen sepanjang tahun 2025 antara lain mencakup SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Asia Afrika.

Per 31 Desember 2025, total aset CBDK tercatat sekitar Rp23 triliun. Steve bilang, ini mencerminkan kuatnya fondasi keuangan CBDK dalam mendukung pengembangan kawasan secara berkelanjutan. 

“Struktur neraca yang solid ini memberikan fleksibilitas bagi CBDK untuk terus mengembangkan proyekproyek strategis serta mengoptimalkan nilai kawasan di PIK2 seiring meningkatnya aktivitas bisnis dan komersial di kawasan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga: Kinerja Summarecon Agung (SMRA) Terkoreksi di 2025, Laba Bersih Menyusut 44,18%

Sebagai bagian dari strategi pengembangan jangka panjang, CBDK saat ini mengelola cadangan lahan seluas sekitar 702 hektare yang menjadi modal utama bagi pengembangan berbagai proyek residensial dan komersial di kawasan PIK2. 

Dengan landbank tersebut, CBDK memiliki visibilitas pengembangan jangka panjang sekaligus fleksibilitas untuk mendukung pipeline proyek masa depan serta mengoptimalkan monetisasi aset secara berkelanjutan. 

Sejalan dengan strategi pengembangan kawasan terpadu, CBDK telah membangun proyek Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang mulai beroperasi pada akhir tahun 2025. 

“Proyek ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem bisnis, pariwisata, dan gaya hidup di PIK2,” katanya.

Ke depan, CBDK optimistis bahwa pengembangan kawasan PIK2 akan terus menciptakan nilai ekonomi yang signifikan seiring dengan semakin berkembangnya ekosistem kawasan yang terintegrasi. 

 

Menurut Steven, pengembangan kawasan yang terintegrasi menjadi faktor penting dalam memperkuat daya tarik kawasan PIK2 sebagai pusat aktivitas bisnis baru. 

“Kami optimistis PIK2 akan terus tumbuh sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi baru di wilayah pesisir utara Jakarta,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×